Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Review Game Bright Memory: Infinite: Karya Luar Biasa dengan Grafik yang Tinggi Setara PS5

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|16:00 WIB
Bagikan:
Review Game Bright Memory: Infinite: Karya Luar Biasa dengan Grafik yang Tinggi Setara PS5
Bright Memory: Infinite juga punya audio jempolan. (dok. FYQD-Studio/Bright Memory: Infinite)

PASUNDAN EKSPRES - FYQD-Studio dan Kisah Inspiratif di Balik Bright Memory. Pada 2020, FYQD-Studio, perusahaan perorangan asal Tiongkok, merilis game FPS Bright Memory.

Uniknya, game ini hanya dikerjakan oleh segelintir orang, bahkan kini hanya tersisa Zeng Xiancheng, sang pemilik sekaligus pengembang tunggal.

Dedikasinya kembali dibuktikan dengan rilis Bright Memory: Infinite pada 12 November 2021 untuk Microsoft Windows dan Xbox Series X.

Dengan dukungan Unreal Engine 4, Zeng berhasil menciptakan sebuah game dengan grafis memukau, setara dengan game kelas atas.

Penulis mencoba game ini yang dibanderol Rp100 ribuan di Steam. Hasilnya? Sebuah pengalaman luar biasa yang pantas disejajarkan dengan banyak game FPS lainnya. Lalu, apa yang membuat Bright Memory: Infinite terasa lebih istimewa? Simak ulasan berikut ini.

1. Cerita yang Mendalam: Fenomena Dua Dunia

Protagonis utama, Shelia, kembali sebagai agen dari Supernatural Science Research Organization (SRO). Dalam seri sebelumnya, ia ditugaskan untuk menyelidiki artefak kuno dengan kekuatan gaib. Kini, dalam Bright Memory: Infinite, Shelia menghadapi fenomena misterius di langit yang mengganggu keseimbangan Bumi pada tahun 2036.

Plotnya menggabungkan unsur supernatural dengan teknologi modern, menciptakan narasi yang intens dan menarik. Meski tidak sekompleks game seperti Nioh atau Devil May Cry, cerita ini tetap memikat, terutama dengan elemen petualangan solo Shelia yang penuh aksi.

2. Gameplay Atraktif dengan Kombinasi Senjata dan Kombo

Bright Memory: Infinite memperbaiki mekanisme gameplay dari seri sebelumnya. Kini, aksi Shelia terasa lebih fluid, dengan kombinasi senjata api, pedang katana, panah, hingga rudal pelacak. Selain itu, pemain dapat menggunakan berbagai kombo mematikan untuk mengalahkan musuh.

Game ini mengingatkan pada Shadow Warrior, dengan gameplay cepat, brutal, dan efisien. Tingkat kesulitan meningkat seiring level, memberi tantangan baru yang membuat pengalaman bermain lebih seru.

3. Grafis Setara Game Kelas Atas

Salah satu keunggulan besar game ini adalah kualitas grafisnya. Dengan Unreal Engine 4, lingkungan dan karakter ditampilkan dengan detail tinggi, menciptakan kesan layaknya game berkelas. Padahal, game ini dibuat oleh satu orang!

Meskipun ada beberapa bug kecil, secara keseluruhan tampilan visual game ini sangat mengesankan, baik untuk versi PC maupun Xbox Series X. Ini menjadi bukti bahwa game indie pun dapat bersaing dengan judul-judul besar lainnya.

4. Kualitas Audio yang Mengagumkan

Tidak hanya visual, Bright Memory: Infinite juga memiliki kualitas audio yang luar biasa. Efek suara, musik, dan dialog dibuat dengan detail, mendukung atmosfer intens dalam permainan. Meskipun tidak sempurna, audio game ini terasa premium dan layak diapresiasi.

5. Peringatan untuk Developer Barat

Bright Memory: Infinite menjadi bukti bahwa developer asal Tiongkok mampu bersaing di pasar global. Di era 2000-an, industri game didominasi oleh Barat dan Jepang, namun kini pengembang seperti FYQD-Studio menunjukkan bahwa kualitas game buatan Tiongkok tidak bisa diremehkan.

Meskipun game ini belum mencapai level game seperti Call of Duty atau The Witcher 3, fakta bahwa semua ini dikerjakan oleh satu orang adalah pencapaian luar biasa. Developer Barat harus waspada, karena Tiongkok mulai menancapkan taringnya dalam industri game digital.

Berita Terbaru

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional27 menit lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional1 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle1 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat2 jam lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang2 jam lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle2 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga3 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional4 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta5 jam lalu