Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Review Steam Deck: Konsol Gaming Portable dengan Performa PC

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|20:00 WIB
Bagikan:
Review Steam Deck: Konsol Gaming Portable dengan Performa PC
Review Steam Deck: Konsol Gaming Portable dengan Performa PC

PASUNDAN EKSPRES - Valve Corporation berhasil mengguncang dunia gaming dengan merilis Steam Deck, sebuah perangkat portabel yang menggabungkan kenyamanan konsol dan kekuatan PC.

Steam Deck memungkinkan pemain untuk memainkan game Steam favorit mereka di mana saja dan kapan saja.

Berikut adalah review lengkap mengenai keunggulan, spesifikasi, performa, serta kekurangannya.

Review Steam Deck

Desain dan Build Quality

Steam Deck memiliki desain yang ergonomis dengan tampilan yang menyerupai konsol handheld, mirip seperti Nintendo Switch, namun dengan ukuran yang lebih besar.

Desainnya dioptimalkan untuk memberikan kenyamanan saat digenggam dalam waktu lama. Posisi tombolnya dibuat seergonomis mungkin dengan joystick, D-Pad, tombol ABXY, dan trackpad yang terletak di posisi yang mudah dijangkau.

Selain itu, Steam Deck dilengkapi dengan layar sentuh 7 inci beresolusi 1280 x 800 pixel (16:10) yang menawarkan kualitas tampilan HD.

Meski tidak memiliki resolusi 1080p, layarnya cukup tajam untuk perangkat portabel. Bobotnya sekitar 669 gram, mungkin terasa berat untuk beberapa pengguna, namun materialnya terasa solid dan kokoh.

Spesifikasi dan Performa

Steam Deck hadir dengan spesifikasi yang cukup mengesankan untuk perangkat portabel. Didukung oleh:

- Prosesor: AMD APU berbasis Zen 2, dengan CPU 4-core, 8-thread

- GPU: RDNA 2 dengan 8 unit komputasi

- RAM: 16 GB LPDDR5

Dengan kombinasi spesifikasi tersebut, Steam Deck memiliki kekuatan yang mendekati PC gaming kelas menengah. Performa ini membuatnya mampu menjalankan berbagai game AAA dengan cukup baik pada pengaturan grafis medium hingga high, meski pada beberapa game berat, pemain mungkin perlu menurunkan kualitas grafis agar gameplay tetap mulus.

Steam Deck memiliki tiga opsi penyimpanan, yaitu 64 GB eMMC, 256 GB NVMe SSD, dan 512 GB NVMe SSD. Versi SSD lebih direkomendasikan untuk game yang lebih berat karena menawarkan kecepatan loading yang lebih cepat.

Sistem Operasi: SteamOS 3.0

Steam Deck menggunakan SteamOS 3.0, sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan Valve, yang kompatibel dengan ribuan game di Steam.

SteamOS menyediakan akses ke fitur eksklusif seperti Big Picture Mode dan integrasi penuh dengan Steam Library.

Jika pengguna ingin menjadikan Steam Deck seperti PC Windows, perangkat ini mendukung penginstalan Windows, memberikan fleksibilitas tambahan bagi pengguna yang ingin menjalankan game atau aplikasi di luar ekosistem Steam.

Pengalaman Gaming dan Kualitas Grafis

Dengan GPU berbasis RDNA 2, Steam Deck mampu menghasilkan grafis yang cukup mengesankan. Pengalaman gaming yang ditawarkan sangat memuaskan untuk ukuran perangkat portabel, terutama dengan refresh rate 60Hz yang cukup stabil di banyak game.

Meskipun tidak menyamai performa PC gaming kelas atas, Steam Deck menawarkan pengalaman yang nyaman dan bebas lag di banyak judul populer, seperti The Witcher 3, Control, Cyberpunk 2077, dan banyak lagi.

Trackpad yang ada pada Steam Deck juga memberikan keuntungan tambahan. Fitur ini memudahkan navigasi dan kontrol di dalam game yang biasanya lebih nyaman dimainkan dengan mouse, seperti game strategi atau game berbasis point-and-click.

Daya Tahan Baterai

Salah satu tantangan utama pada Steam Deck adalah daya tahan baterainya. Dengan baterai 40 watt-hour, perangkat ini dapat bertahan sekitar 2-8 jam tergantung pada jenis game yang dimainkan dan pengaturan grafis.

Game berat dengan pengaturan grafis tinggi akan menguras baterai lebih cepat, sementara game ringan atau mode browsing dapat bertahan lebih lama. Valve menyediakan beberapa opsi untuk menghemat baterai, seperti mengatur frame rate dan brightness.

Kelebihan:

Performa mendekati PC gaming kelas menengah.

Portabilitas tinggi untuk memainkan game AAA di mana saja.

Dilengkapi dengan SteamOS yang mendukung ribuan game.

Bisa menginstal Windows untuk fleksibilitas lebih.

Kekurangan:

Baterai cepat habis saat memainkan game berat.

Ukuran agak besar dan berat untuk konsol portabel.

Beberapa game memerlukan penyesuaian grafis agar performa tetap stabil.

Harga relatif tinggi, terutama versi SSD 512 GB.

(dbm)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle26 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga35 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu