Samsung Galaxy A08 4G Lolos TKDN, Bawa Baterai 6.000 mAh

PASUNDANEKSPRES.ID - Samsung mulai menyiapkan generasi terbaru dari lini Galaxy A. Salah satu model entry-level yang diperkirakan segera hadir adalah Samsung Galaxy A08 4G, yang tanda-tanda peluncurannya di Indonesia mulai terlihat melalui sertifikasi TKDN.
Berdasarkan penelusuran pada database TKDN, perangkat Samsung dengan nomor model SM-A085F telah memperoleh sertifikasi dengan nilai 37,50%. Nomor model tersebut diketahui merujuk pada Galaxy A08 4G.
Meski demikian, perangkat ini masih belum tercatat dalam database e-Sertifikat Postel milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Artinya, Samsung masih perlu menyelesaikan proses sertifikasi lainnya sebelum Galaxy A08 4G dapat dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Galaxy A08 4G Punya Baterai Lebih Besar
Selain sertifikasi di Indonesia, Galaxy A08 4G juga muncul dalam database regulator telekomunikasi Brasil, ANATEL. Kemunculan tersebut mengungkap sejumlah informasi mengenai spesifikasi yang kemungkinan akan dibawa ponsel entry-level Samsung ini.
Salah satu peningkatan yang paling menarik terdapat pada kapasitas baterai.
Galaxy A08 4G tercatat menggunakan baterai dengan kapasitas terukur 5.830 mAh. Angka tersebut kemungkinan akan dipasarkan Samsung sebagai baterai berkapasitas 6.000 mAh.
Jika dibandingkan dengan Galaxy A07 4G yang menggunakan baterai 5.000 mAh, kapasitas tersebut meningkat sekitar 20%. Peningkatan ini berpotensi membuat Galaxy A08 4G lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai.
Didukung Fast Charging 25W
Bukan hanya kapasitas baterai yang meningkat. Galaxy A08 4G juga diperkirakan membawa dukungan pengisian cepat 25W.
Informasi mengenai konektivitas perangkat turut muncul melalui sertifikasi FCC di Amerika Serikat. Galaxy A08 4G disebut mendukung Wi-Fi 5, Bluetooth dengan Bluetooth Low Energy (LE), serta jaringan 4G LTE.
Dengan kombinasi baterai besar dan pengisian 25W, Samsung tampaknya ingin menjadikan daya tahan sebagai salah satu nilai jual utama perangkat entry-level tersebut.
Gunakan MediaTek Helio G99 dan RAM 8GB
Untuk sektor performa, Galaxy A08 4G dikabarkan menggunakan chipset MediaTek Helio G99.
Chipset tersebut disebut akan dipadukan dengan RAM hingga 8GB, sama seperti konfigurasi yang tersedia pada generasi sebelumnya.
Kombinasi tersebut membuat Galaxy A08 4G berpotensi cukup memadai untuk kebutuhan sehari-hari seperti media sosial, komunikasi, streaming, dan menjalankan beberapa aplikasi secara bergantian.
Namun, detail konfigurasi penyimpanan internal dan sejumlah spesifikasi lainnya masih belum terungkap secara resmi.
Bakal Jalankan Android 17 dan One UI 9.0
Dari sisi perangkat lunak, Galaxy A08 4G diperkirakan sudah menggunakan Android 17 yang dipadukan dengan antarmuka One UI 9.0.
Samsung juga disebut menyiapkan dukungan pembaruan sistem operasi hingga enam generasi. Jika informasi tersebut benar, perangkat entry-level ini akan mendapatkan dukungan software yang cukup panjang untuk kelas harganya.
Kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen yang ingin menggunakan smartphone dalam jangka waktu cukup lama tanpa harus cepat mengganti perangkat karena dukungan software berakhir.
Galaxy A08 4G Diperkirakan Rilis Oktober 2026
Samsung sendiri masih belum mengumumkan tanggal peluncuran Galaxy A08 4G secara resmi.
Berdasarkan informasi yang beredar, perangkat tersebut kemungkinan akan diperkenalkan bersama Galaxy A18 pada Oktober 2026.
Untuk saat ini, perhatian Samsung masih tertuju pada peluncuran perangkat Galaxy S26 FE yang dijadwalkan diperkenalkan pada 27 Agustus 2026.
Dengan sertifikasi TKDN yang sudah dikantongi, kehadiran Galaxy A08 4G di Indonesia semakin terbuka. Namun, calon konsumen masih perlu menunggu sertifikasi Postel, pengumuman resmi Samsung, serta informasi mengenai harga dan spesifikasi final Galaxy A08 4G di Indonesia.
Perlu dicatat, sebagian spesifikasi di atas masih berasal dari database sertifikasi dan bocoran. Detail akhir, termasuk kapasitas baterai yang dipasarkan, konfigurasi memori, serta jadwal peluncuran, masih dapat berubah hingga Samsung memberikan konfirmasi resmi.
