Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sering Disebut 'Bocah Kosong', Vior ONIC Ngaku Kena Virus Sejak Dalam Kandungan

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|14:14 WIB
Bagikan:
Sering Disebut 'Bocah Kosong', Vior ONIC Ngaku Kena Virus Sejak Dalam Kandungan
Vior ONIC dalam podcast Raditya Dika. (Foto: screenshot YouTube Raditya Dika)

PASUNDAN EKSPRES - Vior ONIC mengungkap dirinya pernah terkena virus sejak dalam kandungan yang membuat cara berpikirnya sedikit lambat.

Akhir-akhir ini, nama Vior ONIC menjadi trending di media sosial yang dikenal dengan imej 'bocah kosong'.

Namun, imej 'bocah kosong' itu bukanlah gimmick semata yang dilakukan Vior ONIC.

Ia blak-blakan dalam podcast Raditya Dika tentang cara kerja otaknya yang sedikit lambat dibandingkan dengan orang normal.

Vior mengaku, penyebab dirinya mengalami hal itu karena virus yang menjangkitinya sejak masih dalam kandungan.

"Jadi dulu mami aku itu waktu hamil sering makan makanan mentah, sering makan makanan mentah biar sehat, eh tau taunya banyak virus, jadi kena ke kandungannya," ungkap Vior dalam podcast Raditya Dika, dikutip pada Jumat (5/3).

"Jadi pas aku di dalam perut, mamiku makan-makan virus, virusnya ke kandungannya, ke janinnya, jadinya aku diserang banyak virus," sambungnya.

Dampak dari virus tersebut membuat Vior nyaris tidak bisa lahir karena dokter menyarankan kepada ibu Vior untuk menggugurkan kandungannya.

"Mamiku nangis-nangis, akhirnya dia ke dokter, ke sepuluh dokter, ke sepuluh-sepuluhnya suruh gugurin, soalnya virusnya terlalu banyak," katanya.

Namun, ada satu dokter yang mengatakan bahwa janinnya bisa dipertahankan, tetapi biaya yang dikeluarkan cukup mahal.

"Tapi ada satu dokter namanya dokter, kalau enggak Yusuf ya Yosef, lupa. Tapi dokternya Raffi Ahmad lho," bebernya.

"Katanya dia (dokter) gapapa bu dipertahanin, tapi mahal biayanya, 500 ribu satu kapsul zaman dulu, terus harus minum sebulan, tapi lahirlah aku," ujarnya.

Vior ONIC bersyukur bahwa ia lahir dalam keadaan baik-baik saja tanpa kehilangan anggota tubuhnya, namun sisa virus itu masih ada di otaknya.

"Untungnya aku pas lahir gak cacat, enggak apa-apa, tapi kaya monyet aja. Soalnya banyak rambut ke depan, pas lahir banyak rambut, satu badan rambut semua," ucapnya.

"Tapi jarinya lengkap, matanya lengkap, hidungnya lengkap, papiku bilang 'Alhamdulillah enggak ada cacat', tapi rambutnya panjang lebat, mungkin efek obat ya, tapi virusnya masih ada di otak," sambungnya.

Brand Ambassador Onic E-sports itu menyebut virus yang bersarang di otaknya tidak bisa dihilangkan namun hanya bisa ditidurkan saja.

Diketahui virus yang menyerang otak Vior sejak dalam kandungan itu adalah virus torso rubella atau toksoplasma.

Ia menyebut virus tersebut bisa saja bangun kembali jika ada pemicunya yang membuat kinerja otaknya sedikit melambat. (inm)

Berita Terbaru

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional47 menit lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle1 jam lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle1 jam lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga2 jam lalu
ADVERTISEMENT
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle2 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang3 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional3 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional4 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang4 jam lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional4 jam lalu