Sinopsis Film Pengabdi Setan 2 Communion, Teror Lama Kembali Menghantui

PASUNDANEKSPRES.ID - Ini dia sinopsis film Pengabdi Setan 2 Communion. Film horor Indonesia Pengabdi Setan 2 Communion kembali membawa penonton ke dalam dunia mencekam ciptaan sutradara Joko Anwar.
Film ini merupakan kelanjutan langsung dari Pengabdi Setan (2017) dan resmi dirilis di bioskop pada 4 Agustus 2022.
Setelah sukses besar secara komersial dan kritik, film ini kembali menyapa penonton melalui program Movievaganza Spesial Tahun Baru di Trans7 pada Minggu, 4 Januari 2026 pukul 22.45 WIB.
Dibintangi oleh Tara Basro, Bront Palarae, Nasar Anuz, dan Egy Fedly, Pengabdi Setan 2 Communion memperluas semesta horor film pertamanya dengan skala cerita yang lebih besar, latar yang berbeda, serta teror yang terasa semakin intens dan personal.
Sinopsis Film Pengabdi Setan 2 Communion
Cerita Pengabdi Setan 2 Communion berfokus pada kehidupan keluarga Suwono lima tahun setelah mereka berhasil selamat dari teror mengerikan sang ibu.
Rini, bersama Bapak, Tony, dan Bondi, berusaha melanjutkan hidup dan meninggalkan masa lalu yang kelam.
Untuk memulai lembaran baru, mereka pindah ke sebuah rumah susun tua dan tak terawat di Jakarta.
Harapannya, tinggal di lingkungan padat penduduk dapat memberikan rasa aman dan kebersamaan. Namun, keputusan ini justru menjadi awal dari rangkaian kejadian mengerikan yang tak pernah mereka duga.
Di rumah susun tersebut, Rini tetap berjuang mengejar mimpinya sambil memikul tanggung jawab besar sebagai anak sulung.
Ia harus mengurus Bapak yang kesehatannya menurun serta membimbing Tony dan Bondi yang kini beranjak remaja.
Tony dan Bondi menjalani masa pubertas mereka seperti remaja kebanyakan, memiliki teman, rasa penasaran terhadap dunia luar, dan ketertarikan pada lawan jenis.
Namun, kehidupan mereka tetap terasa terisolasi karena lingkungan rumah susun yang suram dan jauh dari kenyamanan.
Sementara itu, Bapak bekerja hampir setiap hari tanpa pernah menjelaskan pekerjaannya kepada anak-anak. Ia selalu membawa koper misterius yang disimpan rapat di lemari dan dikunci.
Kebiasaan ini menimbulkan tanda tanya besar, terutama bagi Rini yang mulai merasa ada sesuatu yang disembunyikan.
Di tengah upaya keluarga Suwono menjalani kehidupan normal, Jakarta dilanda berbagai isu mencekam.
Fenomena penembak misterius atau “Petrus” menjadi perbincangan hangat di media dan menebar ketakutan di masyarakat.
Tak hanya itu, ramalan tentang badai besar yang akan melanda Jakarta pada 16 April 1986 semakin menambah kecemasan.
Badai tersebut diprediksi akan menyebabkan banjir parah, terutama di kawasan dataran rendah, termasuk lokasi rumah susun tempat mereka tinggal.
Rini pun berencana meninggalkan rusun demi keselamatan keluarga. Namun, Bapak menentang keras keputusan tersebut.
Ia percaya tinggal di rumah susun lebih aman karena mereka tidak sendirian jika terjadi sesuatu. Pandangan ini kelak terbukti menyimpan konsekuensi mengerikan.
Berbeda dengan film pertamanya yang berfokus pada rumah tua dan konflik keluarga, Pengabdi Setan 2 Communion menghadirkan skala cerita yang lebih luas dengan latar sosial, politik, dan sejarah Indonesia era 1980-an.
Joko Anwar menggabungkan horor supranatural dengan ketakutan kolektif masyarakat, menciptakan atmosfer yang tidak hanya menyeramkan, tapi juga penuh makna.
Buat kamu yang ingin menyaksikan kembali teror horor ibu dan rahasia di balik kelompok misterius, film ini menjadi tontonan wajib, terutama saat penayangannya di layar kaca pada momen spesial tahun baru.
(ipa)
