Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sinopsis Film Salmokji: Whispering Water dan Fakta di Baliknya

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|18:11 WIB
Bagikan:
Sinopsis Film Salmokji: Whispering Water dan Fakta di Baliknya
Gambar: Salah satu adegan dalam trailer film Salmokji: Whispering Water (2026). (Sumber: Kanal YouTube CINEMA21/Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Seperti apa sinopsis film Salmokji: Whispering Water, horor Korea Selatan yang tengah viral, merajai box office di Negeri Gingseng, dan berhasil tembus 2 juta penonton ini?

Film Salmokji mengangkat cerita horor yang berawal dari sebuah proses pengambilan gambar di lokasi waduk terpencil.

Film ini juga memadukan unsur misteri rekaman visual dengan atmosfer tempat yang sudah lama dikenal memiliki cerita ganjil di kalangan warga sekitar.

Horor Korea Selatan ini juga sudah lebih dulu tayang di sejumlah jaringan bioskop tertentu, meskipun jadwal rilis resminya di Indonesia baru dimulai pada 1 Mei 2026.

Sinopsis Film Salmokji: Whispering Water

Sinopsis film Salmokji: Whispering Water ini berpusat pada kru produksi berjumlah tujuh orang yang kembali ke Waduk Salmokji di Yesan, Korea Selatan.

Mereka datang untuk melakukan pengambilan ulang gambar setelah hasil rekaman sebelumnya menunjukkan kejanggalan.

Kamera pemetaan jalan yang digunakan dalam proyek terdahulu merekam sosok asing yang tidak pernah terlihat secara langsung di lokasi tersebut. Keanehan ini menjadi titik awal dari rangkaian peristiwa yang semakin sulit dijelaskan.

Soo In, seorang sutradara produksi yang diperankan Kim Hye Yoon, mengambil alih proyek setelah seniornya menghilang secara misterius usai kunjungan ke waduk itu.

Tugas yang awalnya bersifat teknis berubah menjadi penyelidikan yang menimbulkan banyak pertanyaan, terutama ketika tim mulai menemukan ketidaksesuaian antara rekaman dan kejadian di lapangan.

Semakin dalam proses pengambilan ulang dilakukan, semakin banyak hal janggal yang muncul. Sosok yang sebelumnya hanya terlihat di dalam rekaman mulai terasa keberadaannya di sekitar mereka.

Situasi ini membuat batas antara kesalahan teknis dan kemungkinan gangguan supranatural menjadi tidak jelas.

Fakta Menarik Film Salmokji: Whispering Water

Nah, ada beberapa fakta menarik film yang sedang ramai diperbincangkan ini. Yuk, simak di bawah!

1. Lokasinya nyata

Waduk Salmokji sendiri bukan lokasi fiksi.

Tempat ini dibangun sejak 1982 dan sudah lama dikenal memiliki reputasi sebagai area yang sering dikaitkan dengan cerita-cerita mistis di kalangan masyarakat sekitar. 

2. Berdasarkan kejadian nyata

Dilansir Korea JoongAng Daily, ide film ini berawal dari pengalaman pribadi sutradara Lee Sang Min saat menjelajahi Google Street View.

Ia menemukan rekaman kamera yang tiba-tiba berhenti secara misterius tepat di depan sebuah waduk terpencil. Kejadian sederhana yang terasa janggal itu kemudian menjadi pemicu lahirnya konsep cerita Salmokji.

3. Asal-usul judul Film Salmokji

Judul Salmokji sempat memicu perdebatan di kalangan penonton karena banyak yang mengaitkan kata “sal” (살) dengan makna membunuh atau sal-in, sehingga memberi kesan yang lebih menyeramkan.

Namun secara etimologi, nama ini diyakini berasal dari kata 'salmok' yang berarti pohon panah.

Ada juga versi lokal dari wilayah Yesan yang menyebutkan bahwa bentuk topografi daerah tersebut menyerupai salmok, yaitu kayu penyangga untuk menopang struktur bangunan yang miring. Meski begitu, unsur mistis tetap melekat kuat.

4. Proses syuting yang disebut penuh kejadian tak biasa

Sutradara Lee Sang Min mengungkapkan bahwa lokasi pengambilan gambar memiliki sinyal yang sangat lemah, sehingga komunikasi sering terputus.

Namun dalam satu momen, tim justru mendengar nada sambung telepon dari speaker tanpa sumber yang jelas.

Beberapa kru juga melaporkan melihat sosok anak kecil di sekitar menara batu, salah satu titik utama dalam film, yang kemudian menambah suasana tidak nyaman selama proses produksi berlangsung.

Nah, jadi itu dia fakta menarik dan sinopsis film Salmokji: Whispering Water yang lagi ramai ditonton di Korea Selatan.

(pm)

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang51 menit lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini59 menit lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat3 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline4 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional5 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline6 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga6 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline6 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline6 jam lalu