Skip Tarik Tambang! Ini 10 Lomba Agustusan Anti Mainstream yang Beda dari Lainnya

PASUNDANEKSPRES.ID - Membuat lomba Agustusan anti mainstream bisa jadi pilihan kalau ingin menghadirkan suasana yang berbeda sat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.
Jadi, jangan buru-buru membayangkan balap karung, bakiak, tarik tambang, makan kerupuk, atau pecahkan balon air.
Semua lomba yang sudah terlalu sering muncul saat 17 Agustus sengaja tidak masuk ke dalam daftar kali ini.
Sebagai gantinya, ada sederet permainan yang lebih segar, penuh kejutan, dan tidak kalah seru. Aturannya mudah dipahami, perlengkapannya sederhana, tetapi keseruannya bisa membuat peserta maupun penonton sama-sama tertawa.
Menariknya lagi, hampir semua rekomendasi ini tidak membutuhkan biaya besar.
Cukup memanfaatkan barang-barang yang mudah ditemukan di rumah atau lingkungan sekitar, panitia sudah bisa menghadirkan perlombaan yang terasa baru dan tidak membosankan.
Lomba Agustusan Anti Mainstream yang Siap Bikin Acara Makin Pecah
Kalau masih bingung menentukan permainan untuk memeriahkan 17 Agustus tahun ini, berikut 10 rekomendasi lomba Agustusan anti mainstream yang layak dicoba.
1. Tebak Aroma Rempah
Kalau biasanya lomba mengandalkan kecepatan atau tenaga, permainan ini justru menguji kepekaan indra penciuman.
Panitia cukup menyiapkan beberapa bahan seperti kopi, serai, bawang merah, daun pandan, jeruk, kayu manis, cengkih, atau rempah lainnya.
Mata peserta ditutup, lalu mereka harus menebak aroma satu per satu. Sekilas terdengar mudah, tetapi banyak peserta justru tertukar saat aroma yang dicium memiliki kemiripan.
2. Tebak Lagu Nasional Versi Humming
Lomba ini cocok dimainkan segala usia.
Panitia hanya boleh bersenandung tanpa mengucapkan lirik. Peserta harus menebak lagu nasional atau lagu perjuangan secepat mungkin.
Semakin lucu cara bersenandungnya, semakin ramai pula gelak tawa yang muncul.
3. Tangkap Permen Pakai Gelas
Bayangkan suasana resepsi pernikahan saat uang dilempar ke udara, tetapi kali ini yang dilempar adalah permen.
Peserta memegang gelas plastik dan harus menangkap permen yang dilempar panitia. Pemenang ditentukan dari jumlah permen yang berhasil masuk ke dalam gelas.
4. Tiup Balon Sampai Meletus
Kalau biasanya balon hanya ditiup sampai besar, kali ini tantangannya harus benar-benar meletus.
Peserta yang paling cepat membuat balonnya pecah keluar sebagai pemenang. Suara letusan yang bersamaan sering membuat penonton ikut bersorak.
5. Tembak Gelas Pakai Karet
Permainan sederhana ini ternyata cukup menantang.
Panitia menyusun beberapa gelas plastik, lalu peserta diberi karet gelang untuk menjatuhkannya. Ketepatan bidikan menjadi kunci utama agar gelas bisa roboh dalam waktu singkat.
6. Balapan Sepeda Paling Lambat
Kalau balapan biasanya mengejar siapa yang paling cepat, lomba ini justru sebaliknya. Peserta harus mengayuh sepeda sepelan mungkin tanpa menurunkan kaki ke tanah.
Siapa yang paling lambat mencapai garis finis dan tetap menjaga keseimbangan keluar sebagai pemenang.
7. Menyusun Menara Kerupuk
Kerupuk kali ini bukan untuk dimakan.
Setiap peserta mendapatkan jumlah kerupuk yang sama dan harus menyusunnya menjadi menara setinggi mungkin tanpa bantuan lem, tusuk sate, atau alat penyangga lainnya.
Kalau menara roboh sebelum waktu habis, peserta harus menyusunnya lagi dari awal.
8. Tebak Lagu Pakai Suara Google
Permainan ini dijamin membuat satu lapangan tertawa.
Panitia memutar lagu yang dibacakan menggunakan suara Google Translate. Tugas peserta adalah menebak judul lagunya. Karena suara Google terdengar datar, lagu yang sebenarnya mudah justru berubah menjadi tantangan yang menggelitik.
9. Lilin Halang Rintang
Lomba ini menggabungkan ketelitian dan keseimbangan.
Peserta membawa lilin yang menyala sambil melewati rintangan menuju garis finis. Kalau api padam di tengah jalan, peserta wajib kembali ke titik awal dan mengulang tantangan.
10. Lepaskan Sticky Notes Tanpa Tangan
Inilah salah satu permainan yang hampir selalu sukses membuat penonton tertawa.
Puluhan sticky notes ditempel di pakaian peserta. Tantangannya, semua kertas harus dilepaskan tanpa menggunakan tangan.
Peserta bebas melompat, bergoyang, berputar, hingga mengibas-ngibaskan badan agar sticky notes terlepas. Gerakan setiap peserta biasanya berbeda-beda dan sering kali membuat suasana semakin pecah.
Kalau ingin perayaan 17 Agustus tahun ini terasa lebih berkesan, sepuluh rekomendasi lomba Agustusan anti mainstream di atas bisa menjadi inspirasi!
(pm)
