Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|18:20 WIB
Bagikan:
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis
Seseorang mengonsumsi makanan manis. (Foto: Magnific/wayhomestudio)

PASUNDANEKSPRES.ID - Seseorang yang kerap mengonsumsi makanan manis perlu membatasi konsumsinya untuk mengurangi risiko terjadinya berbagai penyakit.

Ada berbagai makanan manis yang mudah ditemukan banyak orang mulai dari donat, cokelat, brownis, es krim, aneka kue, cookies, dan masih banyak lagi.

Rasa manis dapat memberikan sensasi menyenangkan sehingga seseorang cenderung ingin mengonsumsinya kembali.

Namun, terlalu banyak mengonsumsi makanan manis bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan, mulai dari risiko diabetes, obesitas, gigi berlubang, hingga gangguan metabolisme. 

Sebenarnya, konsumsi makanan manis tidak selamanya buruk, asal tidak berlebihan atau terlalu sering. Orang yang mengalami sugar craving biasanya punya keinginan untuk terus mengonsumsi makanan manis meskipun tidak lapar.

Selain itu, keinginan mengonsumsi makanan manis tidak selalu muncul karena rasa lapar. Merasa bosan, stres, kurang tidur, atau sekadar melihat makanan tertentu juga dapat memicu keinginan untuk mengonsumsi sesuatu yang manis.

Oleh karena itu, penting untuk mulai mengurangi asupan gula harian demi menjaga tubuh tetap sehat dan bertenaga.

Mengurangi makanan manis tidak berarti harus sepenuhnya menghilangkan asupan gula dalam tubuh. Yang dibutuhkan adalah kesadaran, kontrol diri, dan strategi pola makan yang benar.

Lantas, bagaimana cara kurangi konsumsi makanan manis dengan tepat? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

1. Kurangi Secara Bertahap

Mengurangi konsumsi gula secara tiba-tiba mungkin terasa sulit, terutama bagi orang yang terbiasa mengonsumsi makanan dan minuman manis setiap hari. Untuk langkah awal, cobalah mengurangi porsinya secara perlahan dan bertahap.

Contohnya, jika biasanya menambahkan tiga sendok gula ke dalam minuman, kurangi menjadi satu setengah sendok terlebih dahulu.

2. Baca Label Kemasan

Gula tidak hanya terdapat pada makanan yang rasanya manis, namun bisa ditemukan juga pada produk makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan dalam jumlah cukup tinggi.

Padahal, konsumsi gula bisa diketahui dalam beberapa makanan kemasan dan instan seperti saus, roti, sereal, yogurt, dan minuman kemasan.

Membaca label nutrisi di kemasan makanan/minuman sangat membantu untuk mengetahui berapa kandungan gula yang terdapat dalam makanan atau minuman tersebut.

Beberapa pemanis buatan yang umum digunakan adalah aspartam, sakarin, sukralosa, fruktosa, maltosa, dan lain-lain perlu diperhatikan dalam makanan.

3. Ganti Cemilan yang Sehat

Ketika rasa lapar muncul di antara waktu makan, makanan manis sering menjadi pilihan yang mudah ditemukan.

Saat keinginan untuk ngemil datang, cobalah untuk mengganti kue atau permen dengan buah segar, kacang-kacangan, atau yogurt tanpa gula tambahan. 

Buah memang mengandung gula alami, tetapi juga mengandung serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. 

4. Makan Makanan yang Bergizi

Dibandingkan dengan mengonsumsi makanan manis, sebaiknya seseorang mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang.

Makanan yang mengandung sumber protein, serat, karbohidrat, dan lemak dalam jumlah yang sesuai dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

5. Kurangi Minuman Manis

Selain makanan manis, minuman manis juga sering kali menjadi salah satu sumber gula yang mudah terlewatkan. Teh manis, kopi dengan tambahan gula, minuman bersoda, hingga berbagai minuman kemasan biasanya mengandung gula tambahan yang cukup tinggi.

Untuk mengurangi kebiasaan ini, bisa mengganti minuman manis dengan air putih yang lebih segar dan sehat serta menjaga hidrasi tubuh.

6. Ganti Gula dengan Pemanis Alami

Jika masih ingin merasakan manis dalam makanan atau minuman, cobalah beralih ke pemanis alami seperti madu, stevia, atau gula kelapa dalam jumlah kecil. 

Pemanis alami umumnya memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan gula pasir biasa, sehingga lebih ramah untuk kadar gula darah. Namun, tetap perlu dikonsumsi dengan bijak dan tidak berlebihan.

(inm)

Berita Terbaru

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle52 menit lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle1 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle2 jam lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle3 jam lalu
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle3 jam lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional4 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle5 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang6 jam lalu
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional7 jam lalu