Suasana Hati bikin Ribet? Ini Dia Penyebab Mood Swing yang Harus Kamu Tahu

PASUNDAN EKSPRES - Inilah penyebab mood swing. Pernah nggak, sih kamu merasa bahagia banget, tapi dalam hitungan menit tiba-tiba jadi sedih, marah, atau bahkan cemas tanpa alasan yang jelas? Kalau iya, kamu mungkin sedang mengalami mood swing.
Perubahan suasana hati yang datang tiba-tiba ini bisa terjadi pada siapa saja, dan sering kali terasa mengganggu, apalagi saat sedang menjalani hari yang padat atau penting.
Mood swing adalah kondisi yang ditandai dengan perubahan emosi secara mendadak, bisa dari bahagia ke sedih, tenang ke cemas, atau ceria jadi marah.
Biasanya berlangsung hanya beberapa menit hingga jam, namun bagi sebagian orang, bisa juga terasa seharian penuh.
Buat para wanita, mood swing paling sering dirasakan saat datang bulan alias menstruasi.
Tapi, mood swing nggak hanya dipengaruhi oleh siklus hormon saja, lho. Yuk, simak apa saja penyebab mood swing yang perlu kamu tahu agar bisa lebih siap menghadapinya!
Penyebab Mood Swing yang Harus Kamu Tahu
Berikut adalah beberapa penyebab mood swing yang harus kamu tahu.
Hormon yang Berubah-ubah
Perubahan hormon adalah salah satu penyebab paling umum dari mood swing.
Hal ini sering terjadi pada wanita yang mengalami PMS (Premenstrual Syndrome), kehamilan, atau saat memasuki masa menopause.
Seperti dijelaskan oleh Siloam Hospitals, fluktuasi hormon estrogen dan progesteron dapat memengaruhi neurotransmitter di otak, yang akhirnya berdampak pada suasana hati.
Maka nggak heran kalau kamu merasa lebih sensitif, cepat marah, atau tiba-tiba menangis menjelang haid.
Kendala Kesehatan Mental
Menurut penjelasan dari Alodokter, mood swing bisa menjadi gejala dari beberapa gangguan mental seperti:
- Depresi
- Bipolar disorder
- Borderline personality disorder
- Skizofrenia
- ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)
Perubahan suasana hati pada penderita gangguan mental biasanya lebih intens dan berlangsung lama.
Mereka bisa mengalami fase sangat bahagia (mania) kemudian tiba-tiba jatuh ke kondisi sangat sedih (depresi), seperti yang terjadi pada bipolar disorder.
Kadar Gula Darah Rendah
Pernah merasa bad mood banget saat lagi lapar? Nah, ini bisa jadi tanda kadar gula darah kamu sedang menurun.
Ketika tubuh kekurangan energi, otak juga kekurangan “bahan bakar” untuk bekerja secara optimal, yang akhirnya memengaruhi emosi kamu.
Rasa lapar ekstrem bisa membuat kamu jadi lebih mudah marah, kesal, bahkan menangis tanpa sebab.
Makanya, penting banget untuk makan teratur agar kadar gula darah tetap stabil dan mood kamu tetap terjaga.
Bagi penderita diabetes, penurunan gula darah yang ekstrem tidak hanya berdampak pada suasana hati, tapi juga bisa menyebabkan pingsan.
Jadi, penting untuk selalu menjaga asupan makanan yang tepat waktu.
Kurangnya Tidur
Siapa sangka, kurang tidur ternyata bisa bikin suasana hati berantakan! Tubuh yang tidak cukup istirahat akan membuat kamu lebih mudah marah, sulit fokus, dan gampang tersinggung.
Halodoc menyebutkan bahwa kekurangan tidur bisa mengganggu sistem kerja otak yang mengatur emosi.
Jadi, kalau kamu merasa lebih sensitif dari biasanya, coba cek lagi, deh, apa kamu tidur cukup beberapa hari ini?
Gangguan Medis Tertentu
Mood swing juga bisa menjadi gejala dari kondisi medis tertentu. Misalnya, gangguan pada tiroid, jantung, paru-paru, atau sistem saraf pusat seperti tumor otak, stroke, dan meningitis.
Ketika organ tubuh tidak berfungsi dengan baik, keseimbangan kimia dalam tubuh bisa terganggu.
Ini akan berdampak langsung pada suasana hati dan emosi seseorang. Jadi, kalau kamu mengalami mood swing yang berkepanjangan atau ekstrem, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter.
Nah, itulah mengenai penyebab mood swing yang terasa begitu mengganggu. Setelah kamu mengetahui penyebabnya, kamu bisa lebih bijak dalam menghadapi situasi tersebut.
Yang terpenting, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika dirasa perubahan suasana hati mulai memengaruhi aktivitas sehari-hari. Semoga artikel ini dapat membantumu.
(ipa)
