Tanaman Hias Pembersih Udara Terbaik untuk Rumah Segar

PASUNDANEKSPRES.ID - Ini dia tanaman hias pembersih udara. Memiliki tanaman hias di dalam rumah bukan hanya membuat ruangan terlihat lebih asri. Beberapa jenis tanaman juga dikenal mampu membantu menyaring berbagai polutan sehingga udara di dalam ruangan terasa lebih segar.
Selain itu, tanaman hias umumnya mudah ditempatkan di berbagai sudut rumah, mulai dari kamar tidur, ruang keluarga, hingga kamar mandi. Namun, setiap tanaman memiliki kebutuhan perawatan dan kondisi lingkungan yang berbeda.
Simak beberapa tanaman hias yang bisa kamu pilih untuk membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah.
Tanaman Hias Pembersih Udara
Berikut ini adalah beberapa tanaman hias yang bisa bantu jaga kualitas udara.
1. Aglaonema
Aglaonema menjadi salah satu tanaman hias favorit karena memiliki daun dengan warna dan corak yang menarik. Tanaman ini juga relatif mudah dirawat sehingga cocok untuk pemula yang baru mulai mengoleksi tanaman.
Tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, aglaonema juga dapat membantu menyaring udara di dalam ruangan. Kamu bisa menempatkannya di ruang keluarga, kamar, atau area lain yang membutuhkan sentuhan hijau.
Agar tumbuh dengan baik, letakkan aglaonema di tempat yang mendapat cahaya cukup, tetapi tidak terkena sinar matahari langsung secara berlebihan.
2. Lidah Mertua (Sansevieria)
Lidah mertua atau Sansevieria termasuk tanaman yang populer digunakan sebagai tanaman hias sekaligus pelengkap ruang. Daunnya yang panjang dan runcing memberikan tampilan yang khas.
Tanaman ini dikenal cukup tahan terhadap kondisi ruangan dengan cahaya minim dan tidak membutuhkan banyak air. Karena itu, kamu tidak perlu terlalu sering menyiramnya.
Justru, penyiraman berlebihan sebaiknya dihindari karena dapat membuat akar tanaman membusuk. Pastikan media tanam tidak terlalu basah sebelum kembali menyiram.
3. Lidah Buaya
Lidah buaya atau aloe vera tidak hanya dikenal karena manfaatnya untuk perawatan kulit. Tanaman ini juga dapat membantu menyerap sejumlah polutan di udara sehingga bisa menjadi pilihan untuk ditempatkan di rumah.
Lidah buaya menyukai cahaya matahari. Kamu dapat menempatkannya di dekat jendela atau area lain yang mendapatkan pencahayaan alami.
Menariknya, ketika tumbuh dengan baik, daun lidah buaya bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan perawatan kulit alami. Namun, pastikan penggunaannya dilakukan dengan tepat dan kulit kamu tidak memiliki reaksi alergi terhadapnya.
4. English Ivy
English ivy memiliki nama ilmiah Hedera helix dan merupakan tanaman merambat yang dapat digunakan sebagai dekorasi sekaligus membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah.
Tanaman ini dikenal mampu membantu menghilangkan beberapa polutan dari udara, seperti benzena, xilena, karbon monoksida, trikloroetilen, dan formaldehida.
English ivy juga dapat menjadi pilihan untuk area seperti kamar mandi. Tanaman ini mampu menyerap kelembapan yang berlebihan sehingga dapat membantu mengurangi kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur dan munculnya bau tidak sedap.
Meski begitu, kamu perlu berhati-hati jika memiliki hewan peliharaan. English ivy dapat bersifat beracun bagi anjing dan kucing jika tertelan. Karena itu, sebaiknya letakkan tanaman ini di lokasi yang tidak dapat dijangkau hewan peliharaan.
5. Krisan
Bunga krisan atau Chrysanthemum merupakan tanaman yang banyak digunakan sebagai dekorasi, baik di dalam maupun di luar ruangan. Bunganya yang berwarna-warni juga dapat membuat suasana rumah menjadi lebih cerah.
Krisan dikenal sebagai salah satu tanaman yang memiliki kemampuan menyaring berbagai polutan udara. Tanaman ini dapat membantu mengurangi keberadaan senyawa seperti amonia, benzena, formaldehida, dan xilena di dalam ruangan.
Selain memberikan manfaat untuk kualitas udara, keberadaan bunga krisan juga dapat menjadi elemen dekorasi yang menarik. Kamu bisa memilih warna bunga sesuai dengan gaya interior ruangan.
6. Peace Lily
Peace lily atau lili perdamaian merupakan tanaman berbunga yang juga populer sebagai tanaman hias dalam ruangan. Tanaman ini dipercaya dapat membantu menyaring sejumlah polutan, termasuk amonia, benzena, formaldehida, dan trikloroetilen.
Perawatannya pun relatif sederhana. Peace lily sebaiknya ditempatkan di area yang tidak terkena sinar matahari langsung karena cahaya yang terlalu kuat dapat merusak daunnya.
Kamu juga perlu menjaga media tanam tetap lembap, tetapi jangan sampai terlalu basah. Daunnya dapat disemprot secara berkala untuk menjaga kelembapannya. Penyiraman menyeluruh dapat dilakukan sekitar dua kali dalam seminggu, dengan menyesuaikannya pada kondisi lingkungan dan kelembapan media tanam.
Tanaman hias bisa menjadi pilihan sederhana untuk membuat rumah terasa lebih hijau sekaligus membantu menjaga kualitas udara.
(ipa)
