Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tanpa Minyak! Apa yang Akan Terjadi Saat Minyak Dunia Habis?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|22:04 WIB
Bagikan:
Tanpa Minyak! Apa yang Akan Terjadi Saat Minyak Dunia Habis?
Tanpa Minyak! Apa yang Akan Terjadi Saat Minyak Dunia Habis?

PASUNDAN EKSPRES- Kita semua tahu kalau minyak itu udah jadi bagian penting banget dari hidup kita sehari-hari.

Dari transportasi, alat rumah tangga, sampai produksi barang-barang yang kita pakai, minyak itu kayak bahan pokok yang nggak bisa dipisahin.

Tapi, gimana kalau suatu hari minyak dunia tiba-tiba hilang? Ya ampun, itu pasti bakal bikin semua orang pusing!

Menurut penelitian terbaru, meski kita konsumsi sekitar 35 miliar barel minyak setiap tahunnya—yang kalau dibayangkan bisa ngisi 2,2 juta kolam renang Olimpiade—sepertinya minyak bumi bakal sulit banget habis dalam waktu dekat.

Tapi bayangkan aja, kalau minyak beneran habis, dunia bakal beneran berhenti gerak. Mobil dan motor mogok, pesawat nggak bisa terbang, bahkan penerbangan roket juga bakal tertunda.

Belanjaan kita bakal susah banget, karena plastik yang biasanya dari minyak bakal berhenti diproduksi.

Mobilitas sehari-hari bakal terhenti karena banyak kain juga dibuat dari minyak bumi. Artinya, baju-baju yang kita beli bisa jadi cuma dari serat alami.

Nyuci baju juga bakal susah karena deterjen mengandung minyak. Kita juga mungkin bakal kesulitan kalau HP atau barang elektronik rusak.

Soalnya banyak komponen yang nggak bisa dibuat tanpa minyak. Dan yang paling gila, beli skincare dan makeup bisa jadi susah karena banyak produk yang mengandung minyak sebagai pelembab.

Jangan panik dulu! Meskipun skenario-skenario ini terdengar mengerikan, sebenarnya kita masih bisa hidup tanpa minyak, asal kita siap-siap dari sekarang.

Untuk transportasi, kita bisa beralih ke kendaraan listrik. Plastik, kain, dan komponen elektronik bisa diatasi dengan daur ulang, dan ada banyak alternatif tanpa minyak yang bisa digunakan.

Biofuel, yang dibuat dari tanaman yang difermentasi, bisa jadi pengganti bensin dan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Ternyata, Indonesia adalah salah satu produsen biofuel terbesar di dunia! Negara kita juga punya berbagai program untuk mendukung peralihan ke biofuel.

Jadi, dengan teknologi yang tepat dan langkah-langkah yang diambil sekarang, kita bisa menghadapi masa depan tanpa minyak dengan lebih siap.

Yuk, mulai pikirin alternatifnya dan dukung upaya-upaya menuju dunia yang lebih ramah lingkungan!

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional33 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu