Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tips Menghindari Lowongan Kerja Palsu di Subang, Hati-Hati Penipuan!

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|07:05 WIB
Bagikan:
Tips Menghindari Lowongan Kerja Palsu di Subang, Hati-Hati Penipuan!
Ilustrasi mencari informasi lowongan kerja. (Foto: Magnific/peoplecreations)

PASUNDANEKSPRES.ID - Para pencari kerja perlu mewaspadai informasi lowongan kerja palsu yang sering beredar, berikut tips menghindari lowongan kerja palsu di Subang.

Mencari pekerjaan adalah langkah penting dalam perjalanan hidup banyak orang demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 

Perkembangan teknologi digital memudahkan banyak orang untuk menerima informasi terbaru, termasuk dalam hal mencari informasi lowongan kerja.

Namun, para pencari kerja perlu mengetahui bahwa tidak semua informasi lowongan kerja yang tersebar di internet mencantumkan informasi yang valid.

Banyak oknum yang tidak bertanggung jawab menyebarkan informasi lowongan kerja palsu dengan berbagai modus yang ditawarkan.

Lowongan kerja palsu seringkali menargetkan individu yang sedang mencari pekerjaan dengan harapan menemukan posisi impian mereka.

Oleh karena itu, para pencari kerja perlu teliti dan mengecek kembali informasi lowongan kerja sebelum melamar agar terhindar dari modus penipuan kerja.

Lantas, apa saja tips menghindari lowongan kerja palsu di Subang? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Tips Menghindari Lowongan Kerja Palsu di Subang

1. Cek Kembali Informasi Perusahaan

Banyak orang sering terkecoh dengan informasi lowongan kerja yang beredar di internet sehingga sulit membedakan mana informasi yang benar dan informasi yang palsu.

Kadang-kadang, ada sejumlah informasi lowongan kerja palsu yang terang-terangan mencantumkan perusahaan besar ternama, namun setelah diverifikasi ternyata tidak ada pembukaan lowongan kerja apa pun.

Bahkan, ada modus penipuan informasi lowongan kerja dengan cara membuat informasi loker dari perusahaan fiktif dengan mencantumkan kualifikasi dan persyaratan yang tidak masuk akal.

Untuk menghindari hal ini, pentingnya pelamar kerja mengecek kembali dan verifikasi nama perusahaan yang tengah membuka lowongan pekerjaan.

Pencari kerja dapat mencari informasi tersebut melalui website resmi perusahaan, portal job resmi, media sosial resmi perusahaan, atau informasi dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) masing-masing daerah.

Selain itu, pelamar juga bisa mencari nama perusahaan beserta informasinya di internet untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut benar adanya atau fiktif.

2. Hindari Link Phising

Seringkali lowongan kerja tertentu meminta pelamar untuk mengisi data diri dan persyaratan lainnya dalam suatu link khusus, misalnya melalui google form atau website resmi perusahaan.

Namun, banyak oknum nakal yang memanfaatkan hal ini untuk melakukan penipuan dengan mencantumkan link palsu atau phising.

Modus ini sangat berbahaya karena bisa meretas informasi data pribadi serta ponsel korban.

Oleh karena itu, hindari lowongan kerja yang perlu mengisi data pribadi seperti nomor KTP, nomor rekening, hingga informasi sensitif lainnya yang dapat digunakan untuk pencurian identitas atau penipuan lainnya.

3. Hindari Tawaran Pekerjaan yang Mencurigakan

Banyak modus penipuan kerja dengan cara menawarkan pekerjaan tanpa memerlukan syarat pendidikan atau keahlian tertentu dengan gaji yang fantastis.

Ciri-ciri modus ini adalah informasi lowongan kerja yang dicantumkan sangatlah umum tanpa penjelasan detail tentang tugas atau tanggung jawab yang akan dijalankan. 

Ciri lainnya adalah mencantumkan gaji yang tidak masuk akal demi menarik perhatian pelamar.

Selain itu, hindari lowongan kerja yang meminta pembayaran di muka dengan alasan biaya pelatihan, dll.

Jangan pernah percaya jika pihak perekrut mengharuskan pelamar  membayar sejumlah uang agar memperlancar proses penerimaan kerja.

(inm)

Berita Terbaru

Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Lifestyle27 menit lalu
Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Olahraga1 jam lalu
Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Subang1 jam lalu
BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Nasional2 jam lalu
Disdikbud Subang Gelar Lomba Seren Tampi Adat Sunda Antar Siswa SMP Sederajat, Ini Cara Daftarnya

Disdikbud Subang Gelar Lomba Seren Tampi Adat Sunda Antar Siswa SMP Sederajat, Ini Cara Daftarnya

Subang2 jam lalu
Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah Terus Digencarkan, Raja Juli Tegaskan Pemerintah Tak Lepas Tangan

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah Terus Digencarkan, Raja Juli Tegaskan Pemerintah Tak Lepas Tangan

Nasional2 jam lalu
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Nasional2 jam lalu
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Nasional2 jam lalu
Wamen Ossy Dermawan Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan

Wamen Ossy Dermawan Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan

Karawang3 jam lalu