Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tradisi Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan: Makna, Hukum, dan Tata Caranya

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:13 WIB
Bagikan:
Tradisi Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan: Makna, Hukum, dan Tata Caranya
Ilustrasi Ziarah Kubur/Istimewa

Menjelang bulan suci Ramadhan, tradisi ziarah kubur menjadi bagian dari kebiasaan yang dilakukan oleh umat Islam.

Ziarah ini bukan sekadar kunjungan ke makam keluarga dan leluhur, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang mendalam.

Selain sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang telah berpulang, tradisi ini juga menjadi momen refleksi, mengingatkan umat Islam akan kehidupan setelah kematian serta mendorong peningkatan ibadah di bulan penuh berkah.

Makna dan Manfaat Ziarah Kubur

Ziarah kubur mengajarkan umat Islam untuk merenungi kefanaan dunia. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

"Dahulu aku melarang kalian untuk berziarah ke kubur, tetapi sekarang berziarahlah, karena ziarah itu dapat mengingatkan kalian akan akhirat." (HR. Muslim).

Hadis ini menunjukkan bahwa ziarah kubur dapat menjadi pengingat akan kehidupan setelah mati dan sebagai motivasi untuk meningkatkan amal kebaikan.

Dalam Islam, mendoakan ahli kubur merupakan amalan yang dianjurkan, karena doa dari orang yang masih hidup dapat memberikan manfaat bagi mereka yang telah berpulang.

Hukum Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan

Secara hukum, ziarah kubur sebelum Ramadhan termasuk dalam sunnah yang dianjurkan.

Kitab Fatawa Fiqhiyah Al-Kubra karya Ibnu Hajar Al-Haitami menjelaskan bahwa berziarah ke makam, terutama makam para wali, adalah ibadah yang disunnahkan.

Bahkan, perjalanan khusus untuk berziarah juga dinilai memiliki keutamaan tersendiri.

Di Indonesia, tradisi ini dikenal dengan istilah nyekar di daerah Sunda dan nyadran di beberapa wilayah Jawa.

Selain mendoakan keluarga yang telah wafat, masyarakat juga membersihkan area makam serta membaca tahlil dan doa bersama.

Tata Cara dan Bacaan Doa Ziarah Kubur

Agar ziarah kubur lebih bermakna, terdapat adab dan tata cara yang dianjurkan dalam Islam:

1. Berwudhu sebelum berziarah

   Berwudhu sebelum berziarah bertujuan untuk menyucikan diri dan meningkatkan kekhusyukan dalam berdoa.

2. Mengucapkan salam kepada ahli kubur

   Saat tiba di makam, peziarah dianjurkan mengucapkan salam sesuai sunnah Rasulullah SAW:

   "Assalamu 'alaikum yaa ahlal qubuur, yaghfirullaahu lanaa walakum, wa antum salafunaa wa nahnu bil-atser."

   Artinya: "Salam sejahtera untuk kalian, wahai penghuni kubur. Semoga Allah mengampuni kami dan kalian. Kalian telah mendahului kami, dan kami akan menyusul."

3. Menghadap kiblat saat berdoa

   Dalam berziarah, dianjurkan menghadap kiblat sambil membaca tasbih, takbir, dan tahmid agar lebih khusyuk.

4. Membacakan doa dan surat Al-Qur'an

   Peziarah dianjurkan membaca surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, serta Al-Mu'awwidzatain (Al-Falaq dan An-Naas) sebagai bentuk penghormatan bagi ahli kubur.

5. Mengirimkan doa untuk almarhum

   Salah satu doa yang dianjurkan adalah:   

   "Allahumma ighfir lahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu..."

   (Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia...)

6. Menutup ziarah dengan doa

   Sebagai penutup, peziarah dianjurkan membaca doa agar amalan yang dilakukan diterima oleh Allah SWT.

Tradisi ziarah kubur menjelang Ramadhan bukan hanya sebatas ritual tahunan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan, pengingat akan kematian, dan sarana meningkatkan keimanan.

Dengan mengikuti adab dan tata cara yang dianjurkan dalam Islam, ziarah kubur dapat menjadi ibadah yang membawa keberkahan, baik bagi peziarah maupun bagi ahli kubur.

Semoga tradisi ini semakin mempererat hubungan spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan suci Ramadhan.

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline5 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat6 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta6 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle7 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang7 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta7 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta7 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang7 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang7 jam lalu