Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tuduhan DeepSeek melakukan Distilasi AI, Teknologi AS Terancam?

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:23 WIB
Bagikan:
Tuduhan DeepSeek melakukan Distilasi AI, Teknologi AS Terancam?
Tuduhan DeepSeek melakukan Distilasi AI, Teknologi AS Terancam? (Image From: Screenshot/deepseek.com)

PASUNDAN EKSPRES - DeepSeek mejadi ancaman teknologi AS. Dalam dunia kecerdasan buatan (AI), inovasi dan persaingan menjadi faktor utama dalam perkembangan teknologi.

Namun, kemunculan model AI buatan China, DeepSeek, menimbulkan kekhawatiran di Washington. Beberapa pejabat Gedung Putih mengungkapkan bahwa DeepSeek mungkin telah menggunakan teknik distilasi, sebuah metode yang memungkinkan satu model AI belajar dari model AI lain yang lebih canggih.

Teknik ini disebut-sebut sebagai cara bagi perusahaan China untuk memanfaatkan keunggulan teknologi AS tanpa harus mengeluarkan biaya besar dalam pengembangannya.

Apa itu Distilasi AI?

Dilansir dari Reuters, distilasi AI adalah proses di mana model AI yang lebih baru dan lebih kecil "belajar" dari model AI yang lebih besar dan lebih mapan.

Model lama akan mengevaluasi kualitas keluaran model baru, sehingga model baru dapat memperoleh manfaat dari investasi besar dalam pengembangan model sebelumnya tanpa perlu mengeluarkan biaya serupa.

Metode ini bukanlah sesuatu yang baru di dunia AI dan telah digunakan secara luas dalam penelitian akademis.

Namun, dalam konteks persaingan global, distilasi dapat menjadi kontroversial, terutama jika digunakan untuk meniru model AI milik perusahaan yang telah berinvestasi besar dalam pengembangan teknologi.

DeepSeek Dicurigai

DeepSeek, yang baru-baru ini menggemparkan dunia AI dengan modelnya yang canggih dan murah, dicurigai memanfaatkan distilasi dari model-model AI AS.

OpenAI, pembuat ChatGPT, mengklaim bahwa ada kelompok di China yang secara aktif berusaha mereplikasi model AI AS dengan teknik distilasi dan sedang meninjau apakah DeepSeek telah melakukan pelanggaran terhadap hak kekayaan intelektualnya.

Pejabat Gedung Putih juga menyuarakan kekhawatiran terkait masalah ini. Naveen Rao, wakil presiden AI di Databricks, membandingkan persaingan dalam AI dengan industri otomotif, di mana produsen mobil sering membeli dan mempelajari mesin pesaing untuk meningkatkan produk mereka sendiri.

Namun, dalam dunia AI, penggunaan teknik seperti distilasi dapat melanggar kebijakan layanan dari perusahaan-perusahaan AS, termasuk OpenAI.

Dalam sidang konfirmasinya, Donald Trump menyatakan bahwa DeepSeek telah "menyalahgunakan teknologi AI AS".

Ia berjanji untuk menerapkan pembatasan yang lebih ketat. Pemerintah AS telah lama berusaha membatasi akses China terhadap teknologi canggih, termasuk dengan melarang ekspor chip AI ke negara tersebut.

Namun, beberapa pakar AI menyebut bahwa menghentikan distilasi bukanlah hal yang mudah. Model AI open-source seperti Llama dari Meta dan model dari startup Prancis Mistral dapat diunduh secara bebas, sehingga sulit untuk mengontrol penggunaannya.

Selain itu, perusahaan China dapat memperoleh akses ke model AI AS melalui berbagai jalur, termasuk pelanggan yang menggunakan model OpenAI.

Sementara itu, beberapa perusahaan AS telah mengambil langkah pencegahan dengan memblokir akses dari China ke layanan cloud mereka. 

(ipa)

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline2 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline2 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline3 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle5 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle6 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle7 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle8 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional8 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle9 jam lalu