Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Update! Nilai Tukar 62 Ribu Koin Hamster Kombat Per 22 September 2024

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|15:12 WIB
Bagikan:
Update! Nilai Tukar 62 Ribu Koin Hamster Kombat Per 22 September 2024
Nilai Tukar 62 Ribu Koin Hamster Kombat Per 22 September 2024

PASUNDAN EKSPRES - Permainan Hamster Kombat di Telegram semakin menarik perhatian karena mekanisme play-to-earn yang memungkinkan pemain mengumpulkan token HMSTR.

Berdasarkan Coin Codex, pada 22 September 2024, harga koin Hamster Kombat ($HMSTR) mencapai level yang menarik perhatian investor.

Dengan nilai 1 HMSTR setara $0,11 dan kurs rupiah terhadap dolar AS sebesar Rp15.160, para pemegang koin mulai melihat peluang keuntungan signifikan dari aset ini.

Harga Penukaran 62 Ribu Koin HMSTR ke Rupiah per 22 September 2024

Pada tanggal tersebut, harga 1 token HMSTR adalah $0,11. Dengan kurs dolar Rp15.160 per $1, 1 HMSTR bernilai Rp1.667,60.

Jika kamu memiliki 62.000 token HMSTR, total nilainya adalah $6.820 atau sekitar Rp103,3 juta.

Dengan Rp103,3 juta, aset ini bisa dibandingkan dengan barang mewah. Ini menunjukkan bahwa investasi dalam kripto seperti HMSTR bisa bernilai setara dengan barang mewah di dunia nyata.

Namun, perlu dicatat bahwa harga ini bersifat estimasi karena token HMSTR belum resmi terdaftar di bursa kripto.

Kontroversi Airdrop: Pemain Mengeluh Kriteria Tidak Adil

Meski harga HMSTR menarik, Hamster Kombat mendapat kritik dari komunitasnya. Protes dimulai dari kekecewaan terkait airdrop musim pertama, di mana sekitar 63% pemain didiskualifikasi.

Banyak yang merasa kriteria airdrop tidak adil dan berubah secara mendadak. Pengumpulan kunci dalam permainan, yang awalnya dianggap tidak penting, tiba-tiba menjadi syarat utama untuk airdrop.

Pemain yang telah berusaha meningkatkan Point Per Hour (PPH) selama berbulan-bulan merasa usaha mereka tidak dihargai.

Ketidakjelasan dan perubahan aturan ini memicu reaksi keras dari para pemain, yang merasa dikhianati oleh pengembang.

(dbm)

Berita Terbaru

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional9 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline31 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang49 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu