Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Zimbabwe Kenalkan Mata Uang Baru untuk Menstabilkan Ekonomi.

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|19:07 WIB
Bagikan:
Zimbabwe Kenalkan Mata Uang Baru untuk Menstabilkan Ekonomi.
Zimbabwe Kenalkan Mata Uang Baru untuk Menstabilkan Ekonomi.

PASUNDAN EKSPRES- Zimbabwe telah mengambil langkah berani untuk mengatasi krisis ekonominya yang berlarut-larut dengan mengganti mata uang nasional yang semakin tak berharga dengan yang baru.

Langkah ini diambil untuk mengembalikan stabilitas ekonomi yang terpuruk selama bertahun-tahun. Bank Sentral Zimbabwe memperkenalkan mata uang baru yang diberi nama "Zik," singkatan dari Zimbabwe Gold.

Gubernur Bank Sentral Zimbabwe, John Musaya Vanhu, menyatakan bahwa Zik akan menggantikan dolar Zimbabwe yang nilai tukarnya terkoreksi hingga 75% sejak awal tahun ini.

Pelemahan nilai tukar ini telah memicu inflasi mencapai 55% pada bulan Maret lalu. Upaya terus dilakukan untuk memastikan agar mata uang lokal Zimbabwe tidak mengalami kejatuhan lebih lanjut.

Bank Sentral Zimbabwe mengklaim bahwa Zik lebih terstruktur karena nilainya akan dikaitkan dengan emas dan valuasinya akan ditentukan oleh nilai tukar mata uang asing serta harga emas di pasar internasional.

Hal ini diharapkan dapat membawa kestabilan ekonomi yang lebih baik. Rencananya, Zik akan beredar di Zimbabwe bersamaan dengan mata uang asing lainnya, terutama dolar AS yang saat ini menyumbang sekitar 85% dari total transaksi di negara tersebut.

Vanhu menegaskan bahwa bank-bank harus segera menukar dolar Zimbabwe dengan Zik, sementara masyarakat diberi waktu 21 hari untuk menukarkan mata uang lama dengan yang baru.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa sirkulasi mata uang baru akan dijaga dengan ketat, dengan menyesuaikan nilai tukarnya dengan ekuivalen nilai logam mulia dan mata uang lainnya yang disimpan di bank sentral.

Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya penurunan nilai seperti yang dialami oleh dolar Zimbabwe sebelumnya.

Diharapkan dengan pengenalan mata uang baru ini, Zimbabwe dapat mengatasi krisis ekonominya dan memulai langkah baru menuju pemulihan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Berita Terbaru

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang8 menit lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional1 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional2 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta2 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat3 jam lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang3 jam lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle3 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga3 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional5 jam lalu