Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|11:12 WIB
Bagikan:
209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya
Gambar: Label Nutri-Level Kemenkes (atas) dan contoh menu Point Coffee yang berlabel Nutri-Level. (bawah). (Sumber: Kemenkes dan menu GrabFood Point Coffee).

PASUNDANEKSPRES.ID - Memilih minuman kekinian bukan hanya soal rasa, ukuran gelas, atau harga. Kandungan gula, garam, dan leman juga perlu diperhitungkan, terutama bagi orang yang terbiasa membeli kopi susu, teh manis, hingga minuman berbasis susu.

Kerena itu, minuman berlabel Nutri Level Kemenkes mulai diperkenalkan sebagai panduan sederhana agar konsumen lebih mudah mengenali kandungan gizi produk yang dibeli.

Kebijakan ini pun mulai diterapkan sejumlah jenama minuman di Indonesia. Di Subang, dua merek yang sudah memiliki menu berlabel Nutri-Level adalah Kopi Kenangan dan Point Coffee.

Keduanya termasuk dalam tujuh jenama yang telah mencantumkan label tersebut pada sebagian menu.

Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa tujuh jenama telah menerapkan pencantuman Nutri-Level. Secara keseluruhan, terdapat 209 menu minuman yang sudah menggunakan label tersebut.

Berikut daftar jenama dan jumlah menu yang telah mencantumkan Nutri-Level berdasarkan data Kementerian Kesehatan:

  • Kopi Kenangan: 44 menu dari 1.318 gerai.
  • Point Coffee: 46 menu di gerai serta aplikasi GrabFood dan GoFood.
  • Xing Fu Tang: 10 menu dari 20 gerai.
  • Fore Coffee: 48 menu dari 383 gerai, dengan rencana perluasan penerapan pada awal November 2026.
  • In-Fusion Water: 10 menu.
  • Szona Rempah: 31 menu dari 2 gerai.
  • MRI Jamu: 20 menu dari 15 gerai.

Meski sudah diterapkan sejumlah merek, tidak seluruh jenama dalam daftar tersebut diketahui memiliki gerai di Subang.

Untuk saat ini, Kopi Kenangan dan Point Coffee menjadi dua merek yang sudah dapat dijumpai masyarakat setempat.

Apa Arti Label Nutri Level Kemenkes pada Minuman?

Minuman berlabel Nutri Level Kemenkes merupakan bagian dari upaya edukasi agar masyarakat lebih memahami kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) dalam pangan siap saji. 

Sistem ini menggunakan kombinasi huruf dan warna dari A hingga D. Semakin tinggi tingkatannya, semakin besar kandungan GGL dibandingkan level di bawahnya.

Mengacu pada penjelasan Kemenkes RI, pembagian label tersebut terdiri atas:

  • Level A: huruf A dengan warna hijau tua, menunjukkan kandungan GGL lebih rendah.
  • Level B: huruf B dengan warna hijau muda.
  • Level C: huruf C dengan warna kuning.
  • Level D: huruf D dengan warna merah, menunjukkan kandungan GGL lebih tinggi dibandingkan level lainnya.

Label ini dapat ditemukan pada daftar menu, kemasan eceran, brosur, spanduk, selebaran, hingga aplikasi pemesanan makanan dan minuman. Penerapannya ditujukan terutama untuk minuman berpemanis siap saji, seperti boba, teh tarik, kopi susu aren, dan jus yang diproduksi oleh usaha skala besar.

Aturan pencantuman label tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 tentang Pencantuman Label Gizi dan Pesan Kesehatan pada Pangan Siap Saji.

Walaupun demikian, penerapannya saat ini masih bersifat sukarela. Kemenkes terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat agar sistem label dapat dipahami sebelum kebijakan tersebut diterapkan lebih luas.

Budi menjelaskan bahwa tahap awal ini diperlukan supaya industri dapat menerima kebijakan sekaligus membantu masyarakat memahami manfaat informasi gizi bagi kesehatan.

Pencantuman Nutri-Level sendiri didasarkan pada pernyataan mandiri pelaku usaha mengenai kandungan GGL, yang merujuk pada hasil pengujian laboratorium pemerintah atau laboratorium lain yang telah terakreditasi.

(pm)

Berita Terbaru

Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Teks Doa

Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Teks Doa

Nasional2 menit lalu
Indonesia Expo 2026 Siap Digelar di Myanmar, 39 Perusahaan RI Siap Jajaki Kerja Sama

Indonesia Expo 2026 Siap Digelar di Myanmar, 39 Perusahaan RI Siap Jajaki Kerja Sama

Nasional32 menit lalu
Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Olahraga1 jam lalu
209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Subang1 jam lalu
Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Nasional1 jam lalu
Dana Karhutla Sumatera Selatan Tembus Rp200 Miliar, Bagaimana Transparansi dan Perlindungan Warga?

Dana Karhutla Sumatera Selatan Tembus Rp200 Miliar, Bagaimana Transparansi dan Perlindungan Warga?

Nasional2 jam lalu
Angin Puting Beliung Terjang Padalarang KBB, Sejumlah Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang

Angin Puting Beliung Terjang Padalarang KBB, Sejumlah Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang

Jawa Barat2 jam lalu
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Ini Kata PN Jakpus

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Ini Kata PN Jakpus

Nasional2 jam lalu
Festival Literasi Subang 2026 Tak Hanya Hadirkan Buku, Disarpus Dorong UMKM dan Pelayanan Publik

Festival Literasi Subang 2026 Tak Hanya Hadirkan Buku, Disarpus Dorong UMKM dan Pelayanan Publik

Subang2 jam lalu