Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Belum Keluar Surat Pemberhentian dari Erick Thohir, Ahok Akui Belum Bisa Berkampanye

I
Inessia Nabila MEditor: Yusup Suparman
|09:32 WIB
Bagikan:
Belum Keluar Surat Pemberhentian dari Erick Thohir, Ahok Akui Belum Bisa Berkampanye
Ahok mengaku belum bisa berkampanye lantaran surat pemberhentiannya sebagai Komut PT Pertamina (Persero) belum keluar. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku belum bisa berkampanye saat ini lantaran surat pemberhentiannya sebagai Komut PT Pertamina (Persero) belum keluar.

Ahok diketahui mengundurkan diri sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) pada 2 Februari 2024 sebab dirinya mendukung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Namun, politisi PDIP itu mengaku bahwa dirinya belum bisa berkampanye saat ini meski telah mundur dari jabatannya.

Hal ini disebabkan surat pemberhentiannya sebagai Komisaris Utama belum dikeluarkan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

“Saya belum boleh berkampanye, ini saya jelasin. Peraturan BUMN, saya kan taat konstitusi, bukan konstituen makanya. Kadang-kadang orang suka marah sama saya,” ucap Ahok dalam acara bertajuk 'Ahok Is Back' di Warunk Wow, Jakarta Selatan, pada Kamis, 8 Februari 2024.

Ahok menyebut dirinya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai Komut PT Pertamina pada awal bulan Februari, namun sampai saat ini, surat tersebut belum diterbitkan oleh Erick Thohir selaku Menteri BUMN.

Oleh karena itu, ia mengaku tidak berani berkampanye secara langsung untuk paslon nomor 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Pak Erick nggak mau keluarkan surat berhenti saya ini. Belum keluar ini (suratnya). Kalau dia keluarkan saya (surat terbit) otomatis berhenti 30 hari kemudian. Makanya saya nggak berani kampanye," tuturnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa dirinya tetap taat pada aturan dengan tidak pernah mengajak atau berkampanye memilih Ganjar-Mahfud, meski masyarakat telah mengetahui kemana dirinya sekarang memihak.

"Makanya kalau saya kampanye itu kena pelanggaran. Jadi aku nggak kampanye, aku nggak nyuruh kalian pilih siapa kok. Tapi kalian sudah tahu maksud gue kemana haha," ujarnya.

Sebagai informasi, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyampaikan pengunduran dirinya sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) yang disampaikan melalui akun Instagram miliknya, @basukibtp pada 2 Februari 2024.

"Unggahan ini merupakan bukti tanda terima surat pengunduran diri saya sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) yang saya serahkan hari ini, 2 Februari 2024," tulis Ahok dalam akun Instagramnya.

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle18 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional31 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional33 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle35 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional45 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu