Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Anak Muda Ogah Jadi Petani Indonesia Krisis Petani

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|19:47 WIB
Bagikan:
Anak Muda Ogah Jadi Petani Indonesia Krisis Petani
Anak Muda Ogah Jadi Petani Indonesia Krisis Petani (Sumber Foto UPLAND Projeck)

PASUNDAN EKSPRES- Krisis pertanian sedang mengintai Indonesia. Jumlah petani terus menyusut, sementara ketersediaan pangan juga menjadi perhatian serius. Namun, ada langkah-langkah sederhana yang bisa kita ambil untuk menghadapi tantangan ini.

Menarik Minat Generasi Muda

Generasi muda sering kali enggan menjadi petani karena melihatnya sebagai pekerjaan yang berat dan kurang dihargai. Untuk mengatasi hal ini, mari kita tingkatkan penghargaan terhadap profesi petani.

Program-program pendidikan dan pelatihan yang menarik bisa membantu mereka melihat potensi yang ada di dunia pertanian.

Membawa Teknologi ke Ladang

Teknologi modern bisa menjadi sahabat terbaik petani. Mulai dari aplikasi untuk memantau tanaman hingga alat pertanian yang canggih, teknologi bisa meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Penting bagi pemerintah untuk memastikan bahwa petani, terutama yang berada di pedesaan, memiliki akses yang mudah dan terjangkau ke teknologi ini.

Menguatkan Solidaritas Petani

Petani sering kali terpinggirkan dalam rantai pasok pangan. Menggalang solidaritas antarpetani melalui koperasi dan kelompok tani bisa membantu mereka mendapatkan harga yang lebih baik untuk hasil panen mereka. Dengan bekerja bersama, mereka bisa lebih tahan terhadap fluktuasi pasar.

Melindungi Hak Petani

Kebijakan agraria yang adil sangat penting. Petani perlu dilindungi dari spekulasi tanah dan perebutan lahan yang tidak adil. Hak mereka atas tanah harus dijamin, sehingga mereka bisa bekerja dengan aman dan merasa memiliki stabilitas dalam bercocok tanam.

Krisis pertanian bukanlah masalah yang tidak bisa diselesaikan. Dengan langkah-langkah sederhana seperti meningkatkan minat generasi muda.

Membawa teknologi ke ladang, memperkuat solidaritas petani, dan melindungi hak mereka, kita bisa melangkah menuju masa depan yang lebih cerah bagi pertanian Indonesia. Yang dibutuhkan hanyalah kesadaran dan kerja sama dari semua pihak untuk mencapai hal ini.

Berita Terbaru

Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Subang12 menit lalu
Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Subang15 menit lalu
Ironis! Pegawai SPPG Cirebon Keracunan MBG, DPRD Periksa Dapur

Ironis! Pegawai SPPG Cirebon Keracunan MBG, DPRD Periksa Dapur

Jawa Barat25 menit lalu
Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Jawa Barat1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Nasional1 jam lalu
Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Nasional2 jam lalu
Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Nasional2 jam lalu
Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Subang3 jam lalu
Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Lifestyle3 jam lalu
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Nasional3 jam lalu