Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Banjir dan Longsor Meluas di Sumut: 34 Warga Meninggal, 52 Hilang, 175 Terdampak

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|11:36 WIB
Bagikan:
Banjir dan Longsor Meluas di Sumut: 34 Warga Meninggal, 52 Hilang, 175 Terdampak
Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara (foto tangkapan layar cna.id)

PASUNDANEKSPRES.ID - Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara (Sumut) terus meluas dan menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan data terbaru Polda Sumut, tercatat 34 warga meninggal dunia dan 52 orang masih dinyatakan hilang. Total warga terdampak mencapai 175 orang.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan bencana ini terjadi beruntun pada 24–26 November 2025 dan melanda 12 kabupaten/kota, yakni Serdang Bedagai, Langkat, Nias, Nias Selatan, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Padangsidimpuan, serta Kota Sibolga.

Secara keseluruhan, terdapat 148 kejadian bencana yang dilaporkan. Tanah longsor menjadi insiden terbanyak dengan 86 kejadian, disusul banjir sebanyak 53 kejadian.

Selain itu, tercatat tujuh insiden pohon tumbang dan dua kejadian puting beliung. Dari seluruh korban, 77 warga mengalami luka ringan, 11 luka berat, dan 1.168 orang terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Wilayah Pantai Barat Sumut Paling Parah Terdampak

Pantai Barat Sumut menjadi kawasan dengan dampak terburuk. Tapanuli Selatan mencatat 22 kejadian bencana dan menjadi daerah dengan korban jiwa terbanyak, yaitu 17 orang meninggal dan 73 warga mengalami luka-luka.

Di Sibolga, sebanyak 59 warga terdampak. Dari jumlah tersebut, 8 orang meninggal dunia, 5 terluka, dan 46 masih dalam pencarian.

Sementara itu, Humbang Hasundutan mencatat 20 kejadian dengan enam korban, termasuk dua meninggal dan lima hilang.

Di Pakpak Bharat, dua warga dilaporkan meninggal akibat longsor yang melanda beberapa titik.

Kabupaten lain seperti Serdang Bedagai, Mandailing Natal, dan Langkat tidak mencatat korban jiwa, namun kerusakan infrastruktur dan perpindahan warga tetap terjadi.

Situasi di lapangan semakin mengkhawatirkan karena sejumlah akses utama menuju Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga masih terputus.

Jaringan listrik dan telekomunikasi pun belum pulih di sebagian wilayah terdampak.

Jalan utama Tarutung–Sibolga tertutup longsor di banyak titik, menyebabkan antrean panjang kendaraan logistik.

Jalur nasional Padangsidimpuan–Sibolga juga putus total di Kecamatan Angkola Barat.

Sebuah truk tangki Pertamina tertimbun longsor, sementara beberapa rumah penduduk ikut tertutup material.

Akses alternatif Pakkat–Barus melalui Humbang Hasundutan pun tidak dapat dilalui karena ambruk di tiga lokasi berbeda akibat longsor.

BNPB: Cuaca Ekstrem Dipicu Siklon Tropis

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan cuaca ekstrem yang melanda Sumut dipicu oleh Siklon Tropis KOTO di Laut Sulu dan Bibit Siklon 95B di Selat Malaka.

Keduanya memicu hujan intensitas tinggi disertai angin kencang di sebagian besar wilayah.

Polda Sumut mengerahkan 1.030 personel untuk membantu penanganan darurat. Bersama BPBD dan TNI, tim gabungan melakukan evakuasi, pencarian korban hilang, serta pengaturan lalu lintas di titik-titik longsor.

Hingga kini, intensitas hujan masih tinggi, dan warga di daerah rawan diminta tetap siaga menghadapi potensi bencana susulan.

Berita Terbaru

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Nasional2 menit lalu
Disdikbud Subang Gelar Lomba Seren Tampi Adat Sunda Antar Siswa SMP Sederajat, Ini Cara Daftarnya

Disdikbud Subang Gelar Lomba Seren Tampi Adat Sunda Antar Siswa SMP Sederajat, Ini Cara Daftarnya

Subang11 menit lalu
Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah Terus Digencarkan, Raja Juli Tegaskan Pemerintah Tak Lepas Tangan

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah Terus Digencarkan, Raja Juli Tegaskan Pemerintah Tak Lepas Tangan

Nasional16 menit lalu
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Nasional32 menit lalu
ADVERTISEMENT
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Nasional38 menit lalu
Wamen Ossy Dermawan Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan

Wamen Ossy Dermawan Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan

Karawang40 menit lalu
Syahrini Gelar Konser di Jakarta pada Desember 2026, Harga Tiket Rp 35 Juta Bikin Syok

Syahrini Gelar Konser di Jakarta pada Desember 2026, Harga Tiket Rp 35 Juta Bikin Syok

Lifestyle55 menit lalu
Malaysia Tagih Tanggung Jawab Indonesia atas Kabut Asap Karhutla Kalimantan

Malaysia Tagih Tanggung Jawab Indonesia atas Kabut Asap Karhutla Kalimantan

Nasional1 jam lalu
Kenaikan UMP 2027 Dituntut 7,5–9,5 Persen, Ini Jadwal Penetapannya

Kenaikan UMP 2027 Dituntut 7,5–9,5 Persen, Ini Jadwal Penetapannya

Nasional1 jam lalu
Gus Ipul Bocorkan Calon Penerima HP Gratis Pemerintah, Ini Syaratnya

Gus Ipul Bocorkan Calon Penerima HP Gratis Pemerintah, Ini Syaratnya

Nasional1 jam lalu