Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Begini Sejarah Awal Terbentuknya Masa Tenang Pemilu di Indonesia

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|13:29 WIB
Bagikan:
Begini Sejarah Awal Terbentuknya Masa Tenang Pemilu di Indonesia
Begini Sejarah Awal Terbentuknya Masa Tenang Pemilu di Indonesia

PASUNDAN EKSPRES- Masa tenang dalam Pemilu adalah bagian penting dari proses demokrasi di Indonesia.

Tapi, tahukah kamu sejak kapan dan mengapa masa tenang ini diberlakukan? Yuk, kita bahas sejarah dan fungsinya!

Awal Mula Masa Tenang Pemilu

Konsep masa tenang dimulai pada Pemilu pertama Indonesia tahun 1955.

Saat itu, pemerintah menyadari bahwa masyarakat membutuhkan waktu untuk merenungkan pilihan politik mereka tanpa tekanan atau propaganda kampanye.

Masa tenang ini dirancang agar para pemilih dapat fokus mempersiapkan diri untuk memilih dengan bijak.

Kenapa Masa Tenang Penting?

Masa tenang memiliki beberapa fungsi utama:

1. Mengurangi Tekanan Kampanye

Kampanye sering kali penuh dengan janji-janji politik dan retorika yang bisa membingungkan masyarakat. Masa tenang memberikan ruang untuk berpikir jernih.

2. Menjaga Ketertiban

Dengan berhentinya aktivitas kampanye, potensi gesekan antarpendukung dapat diminimalisir.

3. Mendorong Pemilu yang Jujur

Masa tenang memastikan semua peserta Pemilu memiliki kesempatan yang setara tanpa aktivitas politik yang berlebihan.

Regulasi Masa Tenang

Sesuai UU Pemilu di Indonesia, masa tenang berlangsung tiga hari sebelum hari pencoblosan.

Selama periode ini, dilarang keras ada kampanye dalam bentuk apapun, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Pelanggaran aturan ini bisa dikenai sanksi tegas.

Refleksi untuk Pemilih

Sebagai warga negara, masa tenang adalah momen untuk berpikir secara matang.

Gunakan waktu ini untuk mengevaluasi visi, misi, dan track record calon yang akan dipilih. Ingat, satu suara kamu sangat berarti untuk masa depan bangsa.

Masa tenang bukan sekadar aturan, tapi bagian penting dari budaya demokrasi Indonesia.

Dengan memahami sejarahnya, kita bisa lebih menghargai proses Pemilu yang jujur dan adil. Jadi, mari gunakan hak pilih dengan bijak!

Berita Terbaru

Link Persib Bandung vs Isenmulang Kalteng FC,  Persib Bandung Bidik Kemenangan Ketiga Beruntun

Link Persib Bandung vs Isenmulang Kalteng FC, Persib Bandung Bidik Kemenangan Ketiga Beruntun

Olahraga6 menit lalu
Jadwal Libur Sepanjang November 2026, Cek Tanggal Merah dan Akhir Pekan

Jadwal Libur Sepanjang November 2026, Cek Tanggal Merah dan Akhir Pekan

Nasional1 jam lalu
Mengenal Apa Itu Stevia? Benarkah Rasanya Lebih Manis dari Gula? Cek di Sini!

Mengenal Apa Itu Stevia? Benarkah Rasanya Lebih Manis dari Gula? Cek di Sini!

Lifestyle2 jam lalu
Ribuan Warga Bershalawat Bersama Hadad Alwi di SubangFest

Ribuan Warga Bershalawat Bersama Hadad Alwi di SubangFest

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jalan ke Pabrik BYD Subang dari Jakarta, Ini Rute dan Estimasi Waktu Tempuhnya

Jalan ke Pabrik BYD Subang dari Jakarta, Ini Rute dan Estimasi Waktu Tempuhnya

Subang3 jam lalu
Rekomendasi Film Indonesia di Bioskop Subang Minggu, 1 November 2026

Rekomendasi Film Indonesia di Bioskop Subang Minggu, 1 November 2026

Lifestyle4 jam lalu
Daftar Event dan Konser Musik di Jakarta November 2026

Daftar Event dan Konser Musik di Jakarta November 2026

Lifestyle5 jam lalu
Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Lifestyle16 jam lalu
Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Lifestyle17 jam lalu
Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Headline17 jam lalu