Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Biden Beri Ultimatum Kepada Netanyahu: Lindungi Warga Gaza atau Tidak

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:32 WIB
Bagikan:
Biden Beri Ultimatum Kepada Netanyahu: Lindungi Warga Gaza atau Tidak
Biden Beri Ultimatum Kepada Netanyahu: Lindungi Warga Gaza atau Tidak (Image From: The Telegraph)

PASUNDAN EKSPRES - Biden beri ultimatum kepada Netanyahu terkait perlindungan warga sipil Gaza. Pada hari Kamis, (4/4/2024) Presiden AS Joe Biden memberikan ultimatum kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan tegas.

Ultimatum tersebut berisi permintaan untuk melindungi warga sipil Palestina dan pekerja bantuan asing di Gaza. Biden mengancam akan mengurangi dukungan AS kepada Israel dalam perang mereka melawan militan Hamas jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Biden Beri Ultimatum Kepada Netanyahu

Pesan tersebut diungkapkan setelah berbulan-bulan AS mengeluarkan seruan kepada Israel untuk mengubah taktik militer mereka, yang telah menyebabkan kematian puluhan ribu warga Palestina.

Hal tersebut berkaitan dengan serangan Israel yang menewaskan tujuh pekerja bantuan dari World Central Kitchen (WCK) dan memicu reaksi kemarahan di seluruh dunia. Israel sendiri mengaku bahwa serangan tersebut adalah sebuah kesalahan.

Gedung Putih tidak secara tegas menyebutkan langkah apa yang diinginkan dari Netanyahu, atau tindakan apa yang akan diambil jika langkah tersebut tidak diikuti.

Namun, menurut para analis, ancaman tersiratnya mungkin mencakup penundaan pengiriman senjata AS ke Israel atau pengurangan dukungan AS dalam forum PBB.

BACA JUGA: Korban Luka-luka Gempa Taiwan Mencapai 1.000 Orang, Upaya Penyelamatan terus Dilakukan

BACA JUGA: Taiwan Diguncang Gempa Terkuat dalam 25 Terakhir, Satu Orang Dinyatakan Tewas

Menurut Dennis Ross yang dikutip dari Reuters, seorang diplomat berpengalaman AS yang saat ini bekerja di Washington Institute for Near East Policy, ia mengatakan, "Presiden, pada dasarnya, mengatakan penuhi kebutuhan kemanusiaan ini atau saya tidak akan punya pilihan selain mengkondisikan bantuan (militer)." 

Biden yang akan mencalonkan diri kembali pada bulan November nanti, menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan tekanan untuk mengendalikan Netanyahu dari anggota Partai Demokrat progresif. Sampai saat ini, Netanyahu telah menolak untuk menyetujui persyaratan terkait pengiriman senjata.

Perang dimulai pada 7 Oktober tahun lalu, dan lebih dari 33.000 warga Palestina telah tewas, di mana sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak. 

Gedung Putih mengatakan bahwa Presiden Biden meminta Israel untuk menerapkan serangkaian langkah spesifik, konkret, dan terukur untuk mengatasi kerugian yang dialami oleh warga sipil, penderitaan kemanusiaan dan keselamatan para pekerja yang membantu. 

Pada Kamis malam, hanya beberapa jam setelah panggilan tersebut, pemerintah Israel mengumumkan sejumlah langkah untuk meningkatkan aliran bantuan ke Gaza.

Langkah-langkah tersebut meliputi pembukaan pelabuhan Ashdod dan penyeberangan Erez ke Gaza utara, serta peningkatan pengiriman bantuan dari Yordania. Meskipun demikian, belum jelas apakah langkah-langkah tersebut akan memenuhi tuntutan yang diajukan oleh AS.

(ipa)

Berita Terbaru

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional6 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline10 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional23 menit lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang27 menit lalu
ADVERTISEMENT
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang31 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang56 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional56 menit lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu