Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BNI Beri Penjelasan Terkait Isu ATM Tertelan di Ciwidey

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|10:18 WIB
Bagikan:
BNI Beri Penjelasan Terkait Isu ATM Tertelan di Ciwidey
BNI memberikan penjelasan terkait gugatan perdata nasabah dan isu kartu debit tertelan di mesin ATM yang dikelola penyedia non-BNI di Ciwidey.

PASUNDANEKSPRES.ID - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI buka suara terkait gugatan perdata yang diajukan salah satu nasabahnya di Pengadilan Negeri Bale Bandung. Gugatan tersebut berkaitan dengan sejumlah transaksi pada rekening nasabah yang diketahui setelah kartu debit miliknya tertelan di mesin ATM yang dikelola penyedia non-BNI. 

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, BNI menghargai hak nasabah dalam menempuh upaya hukum dan menghormati proses persidangan yang saat ini sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Bale Bandung. 

Pada saat yang sama, BNI tetap melakukan penanganan atas pengaduan yang disampaikan nasabah. Sejak laporan diterima pada 15 April 2026, perseroan telah menjalankan proses tindak lanjut sesuai standar prosedur operasional dan ketentuan yang berlaku, termasuk melakukan penelusuran atas transaksi yang dipermasalahkan.  

"BNI telah memberikan penjelasan dan tanggapan resmi kepada nasabah maupun kuasa hukumnya atas transaksi yang dipermasalahkan selama proses penanganan pengaduan," ujar Okki dalam keterangan tertulis.  

Dalam penanganan perkara tersebut, BNI juga mencermati bahwa kendala pada kartu debit terjadi di mesin ATM yang dikelola penyedia non-BNI dan berada di luar Kantor Cabang BNI Ciwidey. Nasabah kemudian mendatangi kantor cabang untuk melaporkan kejadian tersebut. 

Kondisi itu, menurut Okki, sekaligus menunjukkan pentingnya pengawasan dan pengamanan yang memadai pada seluruh ekosistem layanan ATM, baik terhadap perangkat maupun area tempat mesin ATM beroperasi. 

"Pengawasan dan pengamanan yang memadai menjadi penting untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan maupun tindakan pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat merugikan masyarakat," ujar Okki. 

Selain pengamanan dari sisi penyedia dan pengelola layanan, BNI juga mengingatkan nasabah untuk segera menghubungi kanal resmi BNI yang tersedia 24 jam guna memperoleh penanganan awal apabila mengalami kendala pada kartu atau mesin ATM. Nasabah juga diimbau tidak mengikuti arahan pihak yang tidak dikenal serta tetap menjaga kerahasiaan data perbankan. 

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah pencegahan yang perlu dilakukan bersama untuk menjaga keamanan transaksi perbankan. Namun, terkait penyebab dan tanggung jawab atas transaksi yang saat ini dipermasalahkan, BNI menyerahkan proses pembuktiannya kepada mekanisme hukum yang sedang berjalan. 

"Kami menghormati proses pembuktian yang sedang berlangsung dan akan mengikuti proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku," kata Okki. 

BNI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan dan pelayanan yang optimal kepada nasabah serta menangani setiap pengaduan melalui mekanisme yang berlaku. (*) 

Berita Terbaru

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Nasional4 jam lalu
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Nasional4 jam lalu
BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

Subang4 jam lalu
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

Subang5 jam lalu
Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Subang5 jam lalu
Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Lifestyle8 jam lalu
Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Nasional9 jam lalu
Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Lifestyle9 jam lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Nasional9 jam lalu