Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cihuy! Pemerintah Siapkan Bantuan Pembiayaan untuk Konten Kreator untuk Dukung Industri Kreatif

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|11:49 WIB
Bagikan:
Cihuy! Pemerintah Siapkan Bantuan Pembiayaan untuk Konten Kreator untuk Dukung Industri Kreatif
Ilustrasi

JAKARTA — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk merancang solusi pembiayaan inovatif bagi para pelaku industri kreatif.

Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat ekosistem kreatif nasional melalui pemanfaatan teknologi digital berbasis token dan monetisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menerima langsung perwakilan OJK dalam pertemuan yang berlangsung di Menara Merdeka, Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan berbagai strategi untuk mendorong daya saing pelaku ekonomi kreatif melalui akses pembiayaan yang lebih luas dan inovatif.

"Kami ingin memastikan kreator Indonesia dapat memanfaatkan teknologi blockchain untuk meningkatkan nilai ekonomi dari karya-karya mereka," ujar Teuku Riefky dalam siaran pers resmi Kemenparekraf.

Sebagai langkah konkret, Kemenparekraf dan OJK tengah menyusun program tokenisasi berbasis HKI yang terdiri dari lima tahap utama: Seleksi Partisipan, Bimbingan dan Pengembangan Kemampuan, Sesi Pencocokan dan Penawaran, Pendampingan Penutupan Kesepakatan, serta Regulatory Sandbox.

Program ini diharapkan dapat menarik minat investor sekaligus menciptakan ekosistem industri kreatif yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi di pasar global.

"Melalui ekosistem yang kuat, industri kreatif kita bisa lebih kompetitif dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," tambah Riefky.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, menyambut baik inisiatif ini.

Ia berharap kerja sama strategis ini dapat segera direalisasikan demi mendukung kemudahan akses pendanaan bagi para kreator.

"Kolaborasi ini membuka peluang baru bagi pelaku industri kreatif untuk memperoleh pembiayaan alternatif yang lebih luas. Harapannya, langkah ini bisa turut mendorong tercapainya target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen," ujar Hasan.

Dengan sinergi antara Kemenparekraf dan OJK, skema pembiayaan berbasis teknologi ini diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi kreatif Indonesia yang berkelanjutan.

Berita Terbaru

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional11 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline33 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang51 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang2 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional2 jam lalu