Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cucun Ahmad Syamsurizal Klarifikasi Pernyataan Soal MBG: Tegaskan Peran Ahli Gizi Tetap Penting

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|09:31 WIB
Bagikan:
Cucun Ahmad Syamsurizal Klarifikasi Pernyataan Soal MBG: Tegaskan Peran Ahli Gizi Tetap Penting
Cucun Ahmad Syamsurizal (Foto: tangkapan layar CNN)

PASUNDANEKSPRES.ID - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurizal, memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang sempat menuai polemik mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebelumnya, Cucun disebut mengatakan bahwa program MBG tidak memerlukan tenaga ahli gizi.

Ia pun menyampaikan permintaan maaf apabila ucapannya dalam Forum Konsolidasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung pada Minggu (16/11) menyinggung profesi ahli gizi.

Cucun menegaskan bahwa usulan untuk mengubah istilah “ahli gizi” dalam struktur SPPG menjadi tim “quality control” atau “pengawas makanan bergizi” masih sebatas wacana dan belum memiliki keputusan final.

“Usulan perubahan dari ‘ahli gizi’ menjadi ‘quality control’ atau ‘pengawas makanan bergizi’ masih sebatas wacana dan belum tentu diberlakukan,” ujar Cucun melalui akun Instagram Cucun Center, Senin (17/11).

Pertemuan dengan Persagi dan BGN

Setelah polemik tersebut berkembang, Cucun menggelar pertemuan dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) di Kompleks Parlemen pada Senin (17/11).

Pertemuan itu turut dihadiri Badan Gizi Nasional (BGN). Baik pemerintah maupun DPR sepakat untuk memaksimalkan peran ahli gizi dalam pelaksanaan program MBG.

“Tadi saya sampaikan aspirasi bersama BGN, maksimalkan yang ada. Profesi yang diakui adalah ahli gizi,” kata Cucun.

Ia menjelaskan, usulan perubahan nomenklatur ahli gizi muncul dari pembahasan di Komisi IX DPR.

Gagasan itu muncul sebagai alternatif untuk mengatasi kekurangan tenaga ahli gizi. Namun, ia menilai usulan tersebut juga memiliki risiko, termasuk potensi berkurangnya peran profesional gizi.

“Kalau seperti ini diteruskan, profesinya justru bisa tereliminasi oleh profesi-profesi lain,” ujarnya.

Sebelumnya, pernyataan Cucun dalam Forum Konsolidasi SPPG se-Kabupaten Bandung sebelumnya menuai kritik setelah ia merespons pertanyaan peserta forum terkait kemungkinan perekrutan tenaga non-gizi.

Peserta meminta agar istilah “ahli gizi” tidak digunakan apabila tenaga yang direkrut bukan dari disiplin ilmu tersebut.

Namun, saat peserta mencoba menjelaskan konteks pandangannya, Cucun memotong penjelasan tersebut dan menyebut gaya bicara peserta terlalu panjang.

“Saya enggak suka anak muda arogan seperti ini. Pembuat kebijakan itu saya, tenaga yang menangani gizi. Tidak perlu ahli gizi. Cocok enggak? Nanti saya selesaikan di DPR,” katanya kala itu.

Pernyataan tersebut memicu reaksi publik dan para profesional gizi yang menilai peran ahli gizi sangat penting dalam menjaga kualitas program MBG.

Berita Terbaru

Revisi UU Pengadilan Militer, Anggota yang Terjerat Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Revisi UU Pengadilan Militer, Anggota yang Terjerat Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Nasional5 menit lalu
10 Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Musim Hujan

10 Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Musim Hujan

Lifestyle1 jam lalu
Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Nasional2 jam lalu
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Lifestyle4 jam lalu
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Nasional4 jam lalu
Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga5 jam lalu
Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga8 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini8 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat9 jam lalu