Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Daftar Sekarang! Kemenag Buka Kursus Baca Al-Qur'an dan Kitab Kuning pada Bulan Ramadhan

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|12:19 WIB
Bagikan:
Daftar Sekarang! Kemenag Buka Kursus Baca Al-Qur'an dan Kitab Kuning pada Bulan Ramadhan
Kemenag gelar Program Intensif Ramadhan (Foto: Website Kemenag)

PASUNDAN EKSPRES - Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Intensif Ramadan bertajuk Generasi Melek Kitab Kuning (Gen-MKing). 

Program ini merupakan pembelajaran cara baca Al Qur’an dan naskah kitab kuning yang terbuka untuk kalangan pegawai Kemenag, mahasiswa atau pelajar, Penyuluh Agama Islam, serta masyarakat umum.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya Kemenag dalam memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an dan pemahaman keislaman berbasis literatur klasik di semua kalangan. 

“Gen-MKing diharapkan dapat membangun generasi yang memahami kitab kuning secara benar dan mendalam,” ujarnya di Jakarta, Rabu (19/2/2025).

Pendaftaran program ini dibuka mulai 18–24 Februari 2025. Kemudian, seleksi akan dilakukan pada 25 Februari 2025, dan hasilnya diumumkan pada 26 Februari 2025.

Adapun peserta yang mengikuti program ini akan diberikan e-sertifikat, kaus (T-shirt), serta buku pegangan (handbook).

"Program akan berlangsung secara intensif mulai 3 Maret 2025, setiap Senin hingga Kamis, pukul 09.00–11.00 WIB, selama bulan Ramadan," kata Arsad.

Kegiatan ini akan digelar di Masjid Al-Ikhlas, Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat. Selama program berlangsung, peserta akan dibimbing oleh para ahli untuk membaca Al-Qur’an dan memahami kitab kuning dengan metode yang sistematis dan aplikatif.

"Peserta bisa tahu berbagai referensi kitab kuning yang menjadi rujukan utama dalam kajian keislaman," ungkapnya.

Bagi yang berminat mengikuti Program Intensif Ramadan, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman s.id/gen-m2025. 

Kemenag mengajak seluruh pihak yang memiliki minat terhadap kajian kitab kuning untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Dengan adanya program ini, kami berharap semakin banyak kalangan, khususnya generasi muda menyenangi dan mau mempelajari kitab kuning yang merupakan khazanah keilmuan keislaman yang masih terjaga sampai saat ini,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional33 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu