Dedi Mulyadi Salurkan Bantuan Masyarakat Jawa Barat untuk Pembangunan Rumah Korban Bencana di Tapanuli Utara

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali melakukan kunjungan ke Sumatera Utara. Kedatangannya kali ini bertujuan untuk menyerahkan bantuan pembangunan rumah bagi warga yang terdampak bencana alam.
Dedi Mulyadi hadir langsung di Kabupaten Tapanuli Utara sebagai wujud solidaritas masyarakat Jawa Barat yang telah menghimpun bantuan bagi para korban.
Dalam rapat koordinasi bersama Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil kerja bersama Pemerintah Kota Depok, Pemerintah Daerah Sumedang, Pemerintah Daerah Subang, Kwartir Daerah Pramuka, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, serta dukungan dari pihak swasta dan desa-desa di wilayah Karawang.
"Bantuan dialokasikan untuk membangun puluhan unit rumah baru bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, terutama mereka yang rumahnya hanyut terbawa arus bencana. Nilai per unit rumah ditetapkan secara proporsional agar selaras dengan bantuan dari instansi lain guna menjaga kondusifitas di tengah masyarakat," ujar Dedi seperti yang dikutip dari TribunJabar.com, Rabu (14/1/2026).
Penyaluran bantuan bernilai miliaran rupiah bagi korban bencana alam di enam kecamatan mencakup program relokasi serta pembangunan 58 unit rumah dengan anggaran Rp75 juta per unit.
Bantuan tersebut juga dialokasikan untuk pembangunan rumah ibadah, fasilitas desa, serta dukungan bagi masyarakat dan pelaku UMKM terdampak di wilayah Tarutung.
Selain pembangunan tempat tinggal, program kemanusiaan ini turut memuat rencana pemindahan warga yang selama ini bermukim di bantaran sungai ke kawasan yang lebih aman. Penyaluran bantuan akan dipusatkan di Kecamatan Adian Koting, khususnya di Desa Sibalanga dan Desa Pagaran Lambung.
"Tidak hanya sekadar rumah tinggal, rencana pembangunan ini juga mencakup fasilitas umum berupa musala sebagai sarana ibadah bagi warga di lokasi relokasi tersebut," katanya.
Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong tanpa memandang batas wilayah menjadi kunci dalam penanganan bencana. Dedi berharap proses pembangunan rumah dapat segera diwujudkan agar masyarakat terdampak kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman. Upaya ini sekaligus menjadi cerminan kuatnya persaudaraan antarwarga Indonesia di tengah kondisi yang penuh tantangan.
Bupati Tapanuli Utara, Jonius, menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Jawa Barat yang digalang melalui inisiatif Dedi Mulyadi. Bantuan tersebut dinilai berperan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi simbol eratnya persahabatan antar daerah sekaligus mampu membangkitkan kembali semangat masyarakat Tapanuli Utara untuk menata kehidupan mereka ke arah yang lebih baik.
