Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dinasti Politik Banten, Perebutan Tahta di Pilkada 2024

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|10:23 WIB
Bagikan:
Dinasti Politik Banten, Perebutan Tahta di Pilkada 2024
Dinasti Politik Banten, Perebutan Tahta di Pilkada 2024 (Sumber Foto Youtube MD Universe)

PASUNDAN EKSPRES- Provinsi Banten, selama bertahun-tahun, telah dikenal sebagai arena bagi dinasti politik yang kuat dan seringkali sarat dengan praktik korupsi.

Dinasti-dinasti ini, meskipun beberapa pemimpinnya telah tersandung kasus hukum, tetap tak tergoyahkan dalam mempertahankan pengaruh dan kekuasaan.

Pilkada 2024 diprediksi akan menjadi ajang pertempuran sengit di antara mereka.

Di Pilkada 2024, tiga dinasti besar di Banten akan bersaing ketat. Pertama, dinasti Nata Kusumah di Pandeglang.

Kedua, dinasti Jayabaya yang memiliki basis kuat di Lebak. Ketiga, dinasti Ratu Atut yang menguasai Banten di tingkat provinsi dan beberapa kabupaten/kota.

Meski Ratu Atut Chosiyah bersama keluarganya pernah tersandung kasus korupsi dan ditangkap oleh KPK, dinasti yang dibangunnya tetap kokoh selama lebih dari dua dekade.

Ketokohan Ratu Atut tak lepas dari pengaruh ayahnya, Tubagus Hasan Sochib, seorang jawara Banten, pengusaha, dan politisi Partai Golkar.

Kini, pengaruh dinasti Ratu Atut kembali diuji di Pilkada Banten 2024 dengan Irin Rahmidiani, adik ipar Atut, yang maju sebagai calon Gubernur Banten.

Irin akan berpasangan dengan Adde Sumardi, politisi PDIP, dan mereka diusung oleh koalisi besar antara Golkar dan PDIP.

Di sisi lain, mereka akan menghadapi Andra Soni dari Partai Gerindra yang berpasangan dengan Dimyati Nata Kusumah dari PKS.

Keduanya juga merupakan bagian dari dinasti politik yang kuat di Banten.

Andra Soni saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Banten, sementara Dimyati adalah mantan Bupati Pandeglang dan memiliki pengaruh besar di wilayah tersebut.

Tak hanya di tingkat provinsi, persaingan dinasti politik ini juga merambah ke Pilkada di kabupaten/kota di Banten.

Di Pandeglang, misalnya, Vitron Nur Ihsan dari Golkar, yang merupakan loyalis keluarga Ratu Atut, akan bertarung melawan pasangan dari dinasti Jayabaya dan dinasti Nata Kusumah.

Fenomena ini memperlihatkan betapa kuatnya cengkeraman dinasti politik di Banten, yang terus berusaha mempertahankan kekuasaan meski dihadapkan dengan berbagai isu dan tantangan.

Namun, persaingan antar dinasti ini juga menimbulkan pertanyaan, apakah kepentingan rakyat Banten benar-benar menjadi prioritas atau hanya menjadi ajang perebutan tahta di antara elit politik?

Dengan semua mata tertuju pada Pilkada Banten 2024, hasil akhirnya akan menjadi penentu masa depan provinsi ini apakah akan ada perubahan signifikan atau justru semakin mengukuhkan kekuasaan dinasti politik yang ada.

Berita Terbaru

10 Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Musim Hujan

10 Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Musim Hujan

Lifestyle41 menit lalu
Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Nasional1 jam lalu
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Subang2 jam lalu
Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Nasional3 jam lalu
Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga4 jam lalu
Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga7 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini7 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat8 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline9 jam lalu