Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan Mengundurkan Diri, Imbas Kasus Peretasan PDNS2?

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|14:33 WIB
Bagikan:
Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan Mengundurkan Diri, Imbas Kasus Peretasan PDNS2?
Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan. (Foto: Biro Humas Kementerian Kominfo)

PASUNDAN EKSPRES - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen Aptika), Semuel Abrijani Pangerapan, menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya.

Pengumuman ini disampaikan oleh Semuel dalam pernyataan resminya di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta pada Kamis, 4 Juli 2024.

"Dengan ini saya menyatakan bahwa per tanggal 1 Juli kemarin saya sudah mengajukan pengunduran diri saya secara lisan, dan suratnya sudah saya serahkan kemarin kepada Menteri Kominfo," ucap Semuel Abrijani Pangerapan, dilansir dari laman resmi Kemenkominfo, Kamis (4/7).

Dirjen Aptika itu menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam pengembangan ekosistem digital Indonesia.

Adapun alasan pengunduran diri Semuel dari jabatannya ini terkait insiden peretasan pada Pusat Data Nasional Sementara 2 (PDNS2) beberapa waktu lalu.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, sebagai Dirjen pengampu dalam proses secara teknis atas terjadinya serangan siber pada PDNS2 yang menyebabkan sejumlah layanan publik dan website pemerintah mengalami gangguan.

Semuel menyampaikan bahwa merupakan suatu kebanggaan baginya diberikan kesempatan dan kepercayaan untuk memimpin Dirjen Aptika Kementerian Kominfo selama hampir 8 tahun, yang diketahui telah menjabat sejak 7 Oktober 2016. 

Meski telah mengundurkan diri, Semuel tetap akan melanjutkan misi transformasi digital Indonesia dan diharapkan tetap berjalan dengan baik sesuai dengan tagline "Indonesia Terkoneksi, Makin Digital, Makin Maju".

Sebelumnya, sejumlah layanan publik mengalami gangguan akibat serangan ransomware yang melumpuhkan Pusat Data Nasional Sementara 2 (PDNS2) sejak Kamis (27/6).

Adapun pemerintah tengah memulihkan sejumlah layanan publik yang terdampak serangan ransomware dan menargetkan dapat berjalan kembali pada awal Juli ini. (inm)

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga4 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang5 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang5 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang6 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional7 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional8 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle8 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta9 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat9 jam lalu