Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dubes Thailand Promosikan Muaythai sebagai Warisan Budaya di Indonesia

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|18:22 WIB
Bagikan:
Dubes Thailand Promosikan Muaythai sebagai Warisan Budaya di Indonesia
Penyerahan Cinderamata dari Kedutaan Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat kepada Ketua Umum Pengkot Muaythai Jakarta Utara, Urip Soeprianto. HADI MARTADINATA/PASUNDAN EKSPRES

JAKARTA— Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Indonesia menggelar Workshop Muaythai di KYZN, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (21/6) sebagai bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Thailand dan Indonesia.

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan bela diri, melainkan simbol penguatan kerja sama budaya dan olahraga antara dua negara sahabat di Asia Tenggara.

Dalam sambutannya, Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat, menegaskan bahwa peringatan 75 tahun hubungan diplomatik ini mencerminkan perjalanan panjang kemitraan yang erat dan saling menguntungkan antara kedua negara.

Ia menyebut, kerja sama budaya merupakan jalur penting dalam membangun hubungan bilateral yang lebih kuat.

“Tahun ini merupakan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Thailand. Selama itu pula, kami menjalin kerja sama dari berbagai sektor, termasuk budaya. Ini jalur yang tepat untuk terus mempererat hubungan ke depan,” ujar Disyatat.

Muaythai sebagai Duta Budaya Thailand

Pemilihan Muaythai sebagai bagian dari program budaya bukan tanpa alasan.

Disyatat menjelaskan bahwa Muaythai tidak hanya merupakan olahraga nasional Thailand, tetapi juga bagian dari identitas budaya bangsa yang memiliki sejarah panjang dan nilai-nilai luhur.

“Kami ingin menyampaikan bahwa Muaythai bukan sekadar bela diri, tetapi warisan budaya Thailand. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkannya lebih luas ke masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Duta Besar Disyatat juga menyoroti antusiasme masyarakat Indonesia terhadap Muaythai yang dinilai luar biasa.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat dalam pelatihan dan kompetisi menunjukkan potensi besar untuk terus memperluas kerja sama budaya di masa mendatang.

“Kami sangat bahagia melihat antusiasme masyarakat Indonesia terhadap Muaythai. Kami akan terus mencari peluang kolaborasi, termasuk di bidang musik dan budaya lainnya,” ujarnya.

Diplomasi Olahraga dan Komitmen Pengembangan Pelatih Lokal

Acara workshop ini juga dihadiri oleh Wittawat Kasom, pelatih Muaythai kelas dunia dengan pengalaman lebih dari dua dekade.

Ia memimpin pelatihan intensif dalam program Train the Trainers Masterclass yang dimulai sehari sebelumnya. 

Program ini bertujuan untuk membangun kapasitas pelatih Muaythai lokal agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Ketua Muaythai Jakarta Utara, Urip Soeprianto, menyampaikan apresiasinya kepada Kedutaan Besar Thailand atas inisiatif memperkuat kolaborasi budaya melalui olahraga.

“Merupakan kehormatan besar bagi kami untuk terlibat dalam kegiatan luar biasa ini. Ini bukan hanya mempertemukan pelatih dan pecinta Muaythai dari berbagai penjuru, tetapi juga menjadi wujud nyata kerja sama budaya antara Thailand dan Indonesia,” ujar Urip.

Ia juga menegaskan bahwa Muaythai bukan sekadar bela diri, melainkan sarana pendidikan karakter yang menanamkan semangat disiplin, hormat, dan pantang menyerah—nilai-nilai yang sangat relevan untuk generasi muda Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk memajukan Muaythai secara profesional dan inklusif. Kami terbuka terhadap kerja sama berkelanjutan dengan komunitas Muaythai internasional, termasuk pertukaran pelatih, seminar, hingga pembentukan pusat pelatihan bersama,” tuturnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana olahraga dapat berperan sebagai jembatan diplomatik dan pemersatu antarbangsa.

Dalam konteks globalisasi saat ini, olahraga dinilai mampu menjadi sarana strategis untuk memperkuat pemahaman lintas budaya dan memperluas relasi antarmasyarakat.

“Muaythai adalah wujud budaya yang hidup, dan acara ini adalah tonggak baru dalam diplomasi budaya antara Thailand dan Indonesia,” pungkas Urip.

Workshop Muaythai di Jakarta Selatan bukan hanya ajang pelatihan teknik bela diri, melainkan momentum penting dalam perjalanan hubungan bilateral dua negara sahabat.(hdi) 

Berita Terbaru

Mojang Purwakarta 2024 Suarakan Toleransi dan Kebebasan Beribadah

Mojang Purwakarta 2024 Suarakan Toleransi dan Kebebasan Beribadah

Purwakarta1 menit lalu
Pemda Purwakarta Gandeng SDH Foundation dan NSS Siapkan Kaki Palsu Gratis

Pemda Purwakarta Gandeng SDH Foundation dan NSS Siapkan Kaki Palsu Gratis

Subang4 menit lalu
Di Tengah Bencana, Sejumlah Pejabat BNPB Kena OTT KPK

Di Tengah Bencana, Sejumlah Pejabat BNPB Kena OTT KPK

Nasional7 menit lalu
Tekan Potensi Gangguan Kamtibmas, Polres Subang Sita 111 Botol Minuman Keras di Ciater

Tekan Potensi Gangguan Kamtibmas, Polres Subang Sita 111 Botol Minuman Keras di Ciater

Subang9 menit lalu
ADVERTISEMENT
Jadi Tuan Rumah FWD1, Politeknik Negeri Subang Perkuat Daya Saing Global Pendidikan Vokasi

Jadi Tuan Rumah FWD1, Politeknik Negeri Subang Perkuat Daya Saing Global Pendidikan Vokasi

Subang11 menit lalu
Siswa SD PIT Bhaskara Subang Torehkan Prestasi Gemilang

Siswa SD PIT Bhaskara Subang Torehkan Prestasi Gemilang

Subang13 menit lalu
Ketahanan Pangan di Purwakarta Jadi Perhatian, 200 Titik Rawan Kekeringan Dipetakan

Ketahanan Pangan di Purwakarta Jadi Perhatian, 200 Titik Rawan Kekeringan Dipetakan

Purwakarta24 menit lalu
DPRD Subang Akan Klarifikasi Informasi PT CMM Kembali Beroperasi

DPRD Subang Akan Klarifikasi Informasi PT CMM Kembali Beroperasi

Subang25 menit lalu
Jelang Musim Hujan, Babinsa dan Warga Cibogo Subang Bersihkan Jalan Sukamulya

Jelang Musim Hujan, Babinsa dan Warga Cibogo Subang Bersihkan Jalan Sukamulya

Subang32 menit lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Headline35 menit lalu