Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ekuador Umumkan Keadaan Darurat, Kebakaran Hutan dan Kekeringan menjadi Masalah Serius

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|15:30 WIB
Bagikan:
Ekuador Umumkan Keadaan Darurat, Kebakaran Hutan dan Kekeringan menjadi Masalah Serius
Ekuador Umumkan Keadaan Darurat, Kebakaran Hutan dan Kekeringan menjadi Masalah Serius (Image From: DepiMedia)

PASUNDAN EKSPRES - Ekuador umumkan keadaan darurat akibat kebakaran hutan dan kekeringan. Pemerintah Ekuador baru-baru ini mengumumkan keadaan darurat nasional selama 60 hari menyusul kebakaran hutan yang semakin parah akibat kekeringan yang melanda negara tersebut.

Keputusan ini diambil setelah pejabat manajemen risiko melaporkan bahwa Ekuador tengah menghadapi sejumlah bencana alam yang mengancam keselamatan dan keberlanjutan hidup warganya.

Ekuador Umumkan Keadaan Darurat, Kebakaran Hutan dan Kekeringan menjadi Penyebab

Republik Ekuador adalah sebuah negara yang berada di ujung barat Amerika Selatan, berbatasan dengan Kolombia di bagian utara, Peru di timur dan selatan, serta Samudra Pasifik di barat. 

Saat ini, Ekuador sedang berjuang dengan 13 kebakaran hutan aktif, sementara sembilan kebakaran lainnya telah berhasil dikendalikan.

Kebakaran-kebakaran ini terutama terjadi di provinsi Azuay dan Loja, yang merupakan wilayah paling terdampak. Lebih dari 10.000 hektare lahan telah terbakar, menghancurkan tanaman pertanian yang menjadi sumber penghidupan banyak penduduk lokal.

Kebakaran ini juga menyebabkan kerugian besar lainnya, termasuk lebih dari 40.000 hektare lahan pertanian yang hangus dan lebih dari 44.000 hewan ternak mati.

Krisis ini semakin diperburuk oleh kekeringan hebat yang sudah berlangsung hampir 120 hari. Kekeringan ini membuat tanah semakin kering dan mudah terbakar, sehingga memperburuk dampak kebakaran yang sudah terjadi.

Untuk memadamkan api, pemerintah Ekuador mengerahkan delapan helikopter, dengan tiga di antaranya dikirim oleh Peru dan Italia sebagai bantuan internasional.

Namun, medan yang sulit dijangkau membuat proses pemadaman semakin rumit. Petugas pemadam kebakaran terpaksa menempuh waktu hingga tiga jam untuk mencapai lokasi kebakaran menggunakan jalur darat. Oleh karena itu, dukungan udara sangat penting untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Jorge Carrillo, Sekretaris Manajemen Risiko Ekuador, menegaskan pentingnya bantuan udara untuk mengatasi kebakaran yang terjadi di wilayah-wilayah sulit dijangkau. 

"Seluruh negara sedang merasakan dampak besar dari kekeringan hebat ini yang sudah berlangsung hampir 120 hari," katanya dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio FM Mundo, dikutip Reuters, Selasa (19/11). 

Keadaan darurat ini juga datang di tengah krisis energi yang melanda Ekuador. Dalam beberapa bulan terakhir, negara ini telah menghadapi pemadaman listrik yang berlangsung hingga 14 jam per hari. 

Keadaan darurat yang diumumkan pemerintah Ekuador memungkinkan akses dana darurat yang diharapkan dapat membantu penanggulangan kebakaran dan kekeringan. 

(ipa)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle2 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle3 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle7 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu