Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gempa M 5,9 Guncang China, 111 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya Luka-Luka

N
Nanda YuanitaEditor: Indrawan Setiadi
|11:17 WIB
Bagikan:
Gempa M 5,9 Guncang China, 111 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya Luka-Luka
Dampak kerusakan akibat gempa bumi di Provinsi Gansu, China (dok. via REUTERS/CHINA DAILY)

PASUNDAN EKSPRES - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,9 mengguncang China pada seni malam waktu setempat (18/12).

Jumlah korban tewas akibat gempa di China bertambah menjadi lebih dari 100 orang. Gempa bumi ini memicu kerusakan cukup parah di Provinsi Gansu yang menjadi pusat gempa, dengan rumah-rumah warga dilaporkan ambruk.

Dilansir detiknews dari AFP dan Reuters, Selasa (19/12/2023), laporan media pemerintah China menyebut sedikitnya 111 orang tewas akibat gempa bumi yang mengguncang pada Senin (18/12) tengah malam. Lebih dari 230 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat gempa tersebut.

Menurut laporan televisi pemerintah China, CCTV, sedikitnya 11 orang tewas dan 100 lainnya luka-luka di kota Haidong, Provinsi Qinghai, yang bertetangga dengan Provinsi Gansu yang menjadi lokasi pusat gempa.

Survei Geologi Amerika Serikat atau USGS mencatat gempa bumi itu mengguncang pada Senin (18/12) malam, sekitar pukul 23.59 waktu setempat, dengan kekuatan sebesar Magnitudo 5,9. Kantor berita Xinhua, secara terpisah, menyebut gempa itu berkekuatan Magnitudo 6,2.

Data USGS menyebut gempa itu mengguncang area Provinsi Gansu, yang terletak dekat perbatasan Qinghai di mana Haidong berada. Pusat gempa berada di lokasi berjarak 100 kilometer sebelah barat daya Lanzhou, ibu kota Provinsi Gansu.

Gempa itu, menurut laporan USGS, tergolong sebagai gempa yang dangkal, dengan pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer dari permukaan Bumi.Gempa besar itu diikuti oleh sejumlah gempa susulan yang kekuatannya lebih kecil.

Laporan Xinhua menyebut gempa itu memicu kerusakan besar, termasuk ambruknya rumah-rumah warga setempat, dan membuat orang-orang panik berlarian ke jalanan untuk menyelamatkan diri. Sejumlah video yang diposting ke media sosial menunjukkan langit-langit rumah runtuh dan puing-puing berserakan.

Berita Terbaru

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline59 menit lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta1 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle2 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle4 jam lalu
ADVERTISEMENT
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional4 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle4 jam lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline5 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline5 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle6 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle7 jam lalu