Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gempa M7,6 Guncang Karibia, Ini Dampaknya dan Apa Kata BMKG?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|11:49 WIB
Bagikan:
Gempa M7,6 Guncang Karibia, Ini Dampaknya dan Apa Kata BMKG?
Gempa M7,6 Guncang Karibia, Ini Dampaknya dan Apa Kata BMKG?

PASUNDAN EKSPRES- Gempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter (SR) mengguncang Laut Karibia pada Sabtu (8/2/2025).

Pusat gempa berada sekitar 130 mil atau 209 kilometer dari lepas pantai Kepulauan Cayman pada pukul 18.23 waktu setempat. Gempa ini sempat berpotensi menimbulkan tsunami.

Lembaga pemantau Amerika Serikat (AS) menyebut bahwa gelombang setinggi hampir 10 kaki (tiga meter) mungkin terjadi di beberapa daerah pesisir Kuba.

Selain itu, gelombang setinggi tiga kaki berpotensi menghantam wilayah Honduras dan Kepulauan Cayman.

Pusat Peringatan Tsunami Nasional AS (NWTC) awalnya memperingatkan ancaman tsunami di Puerto Riko dan Kepulauan Virgin.

Pemerintah Kepulauan Cayman juga mengeluarkan peringatan kepada penduduknya untuk menjauhi perairan, pantai, pelabuhan, marina, dan teluk demi menghindari potensi bahaya.

Namun, setelah melakukan pemantauan lebih lanjut, otoritas AS akhirnya membatalkan peringatan tsunami untuk lebih dari belasan negara yang sebelumnya berpotensi terdampak.

Bagaimana Dampaknya bagi Indonesia?

Gempa di Karibia ini turut menjadi perhatian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia.

BMKG mencatat bahwa pusat gempa berada di episentrum 227 km barat daya Georgetown, Kepulauan Cayman.

Gempa tersebut dipicu oleh aktivitas transform fault pada batas Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Utara.

Beruntung, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami atau dampak signifikan bagi wilayah Indonesia.

Dengan demikian, masyarakat di Tanah Air tidak perlu khawatir akan adanya efek langsung dari gempa ini.

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle10 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga19 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat4 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu