Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Giliran Bupati Cilcap Kena OTT, PKB Minta Publik Tunggu Penjelasan KPK

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|20:48 WIB
Bagikan:
Giliran Bupati Cilcap Kena OTT, PKB Minta Publik Tunggu Penjelasan KPK
Syamsul Aulia Rachman bupati Cilacap. FOTO/cilacapkab.go.id

PASUNDANEKSPRES.ID – Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cilacap, Taufick Hidayatullah, mengimbau masyarakat untuk menunggu keterangan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang dikabarkan melibatkan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.

Saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat petang, Taufick yang juga mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Cilacap meminta para kader dan simpatisan tetap tenang serta tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum ada pernyataan resmi dari lembaga antirasuah.

Menurutnya, seluruh pihak sebaiknya menahan diri hingga KPK menyampaikan informasi resmi terkait dugaan OTT terhadap Syamsul yang juga menjabat Ketua DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021–2026.

“Kami mengimbau seluruh kader dan simpatisan agar tetap sabar, berprasangka baik, dan menunggu penjelasan resmi dari KPK mengenai persoalan ini,” ujar Taufick.

Ia mengaku cukup terkejut mendengar kabar tersebut. Pasalnya, selama ini Syamsul dikenal memiliki komitmen untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Taufick menilai komitmen tersebut kerap disampaikan Syamsul melalui berbagai pernyataan yang menekankan pentingnya pemerintahan tanpa praktik uang maupun proyek yang tidak sesuai aturan.

Meski demikian, pihaknya menyatakan tetap menghormati proses hukum yang tengah berjalan. Ia berharap seluruh tahapan penyelidikan dan pemeriksaan dapat dilakukan secara transparan dan adil.

Taufick juga berharap Syamsul tidak terlibat secara langsung dalam perkara yang sedang ditangani oleh KPK.

Selain itu, ia menegaskan bahwa komitmen menjaga integritas dan menjauhi praktik korupsi harus menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga DPRD, organisasi masyarakat, serta masyarakat luas.

Sebelumnya, Syamsul Auliya Rachman dikabarkan terjaring OTT yang dilakukan KPK di Cilacap pada Jumat (13/3) siang. Ia bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Cilacap kemudian dibawa ke Purwokerto untuk menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas.

Hingga sekitar pukul 19.10 WIB, Syamsul bersama beberapa pejabat Pemkab Cilacap masih menjalani pemeriksaan oleh tim KPK di Gedung Satreskrim Polresta Banyumas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Syamsul Auliya Rachman merupakan alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia sempat berkarier sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap sebelum menjabat Wakil Bupati Cilacap periode 2017–2022 mendampingi Bupati Tatto Suwarto Pamuji.

Pada Pemilihan Kepala Daerah 2024, Syamsul terpilih sebagai Bupati Cilacap untuk periode 2025–2030 bersama Wakil Bupati Ammy Amalia Fatma Surya.

Dalam karier politiknya di PKB, Syamsul juga dipercaya memimpin DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021–2026, menggantikan Taufick Hidayatullah.

Berita Terbaru

Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Olahraga33 menit lalu
Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Subang1 jam lalu
BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

Nasional1 jam lalu
Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Disdikbud Subang Gelar Lomba Seren Tampi Adat Sunda Antar Siswa SMP Sederajat, Ini Cara Daftarnya

Disdikbud Subang Gelar Lomba Seren Tampi Adat Sunda Antar Siswa SMP Sederajat, Ini Cara Daftarnya

Subang1 jam lalu
Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah Terus Digencarkan, Raja Juli Tegaskan Pemerintah Tak Lepas Tangan

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah Terus Digencarkan, Raja Juli Tegaskan Pemerintah Tak Lepas Tangan

Nasional1 jam lalu
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Nasional2 jam lalu
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Nasional2 jam lalu
Wamen Ossy Dermawan Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan

Wamen Ossy Dermawan Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan

Karawang2 jam lalu
Syahrini Gelar Konser di Jakarta pada Desember 2026, Harga Tiket Rp 35 Juta Bikin Syok

Syahrini Gelar Konser di Jakarta pada Desember 2026, Harga Tiket Rp 35 Juta Bikin Syok

Lifestyle2 jam lalu