Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hamas akan Menunda Pembebasan Sandera Israel, Bentuk Protes terhadap Pelanggaran Gencatan Senjata?

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:55 WIB
Bagikan:
Hamas akan Menunda Pembebasan Sandera Israel, Bentuk Protes terhadap Pelanggaran Gencatan Senjata?
Hamas akan Menunda Pembebasan Sandera Israel, Bentuk Protes terhadap Pelanggaran Gencatan Senjata? (Image From: BBC)

PASUNDAN EKSPRES - Hamas akan menunda pembebasan sandera Israel. Hamas mengatakan bahwa mereka akan menunda pembebasan lebih lanjut untuk para sandera Israel yang masih ditahan di Jalur Gaza.  

Hal tersebut disebabkan karena Hamas menuduh Israel melakukan pelanggaran gencatan senjata sejak dimulai pada tiga minggu lalu. 

Hamas akan Menunda Pembebasan Sandera Israel 

Dilansir dari Reuters, sebelumnya, Hamas telah berencana untuk melepaskan lebih banyak sandera Israel pada Sabtu lalu sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran dengan tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel.

Namun, kelompok tersebut menuduh Israel melakukan pelanggaran terhadap ketentuan gencatan senjata, termasuk, menunda kepulangan warga Palestina ke Gaza utara, melakukan penembakan dan serangan artileri terhadap warga Palestina, serta menghambat masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. 

Di sisi lain, Israel juga menuduh Hamas tidak mematahui urutan pembebasan sandera yang telah disepakati, serta melakukan eksploitasi propaganda ketika sandera diserahkan. 

Salah satu isu utama dalam implementasi gencatan senjata adalah kondisi tempat tinggal bagi pengungsi Palestina. Menurut pejabat Hamas, Israel telah memblokir masuknya 60.000 rumah hunian sementara, 200.000 tenda, alat berat untuk membersihkan puing-puing bangunan, dan bahan bakar.

Pejabat yang mengetahui jalannya negosiasi mengungkapkan bahwa Israel telah menolak permintaan dari PBB, Qatar, dan negara-negara lain untuk mengizinkan masuknya unit perumahan sementara bagi pengungsi Palestina sesuai dengan ketentuan gencatan senjata.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan akan bertemu dengan kabinet keamannnya pada Selasa pagi (11/2) waktu setempat untuk membahas mengenai perkembangan terbaru kesepakatan gencatan senjata, termasuk dengan pengumuman Hamas yang akan menghentikan pembebasan sandera Israel. 

Sejak fase pertama gencatan senjata dimulai pada 19 Januari, Hamas telah berkomitmen untuk membebaskan 33 sandera Israel yang ditangkap dalam serangan 7 Oktober 2023. Sebagai imbalannya, Israel setuju untuk membebaskan hampir 2.000 tahanan Palestina.

Sejauh ini, lima kali pertukaran telah dilakukan, dengan lebih dari 730 tahanan Palestina telah dibebaskan. Pertukaran berikutnya yang semula dijadwalkan pada Sabtu mendatang, melibatkan pembebasan tiga sandera Israel dengan imbalan ratusan tahanan Palestina, kini tertunda tanpa batas waktu.

Jika tidak ada kesepakatan lebih lanjut, perang diperkirakan akan kembali terlaksana pada awal Maret, mengingat fase kedua gencatan senjata masih dalam perundingan.

Seorang pejabat Palestina yang terlibat dalam negosiasi menyatakan bahwa kurangnya kepercayaan antara kedua belah pihak menghambat kemajuan kesepakatan gencatan senjata.

Sebagai respons terhadap situasi yang semakin genting, militer Israel mengumumkan pembatalan cuti bagi pasukan yang bertugas di Gaza dan meningkatkan pertahanan di sepanjang perbatasan.  

(ipa)

Berita Terbaru

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Headline22 menit lalu
Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Nasional27 menit lalu
Kebakaran Pasar Andir Garut Hanguskan Sejumlah Kios! Penyebab Masih Diselidiki!

Kebakaran Pasar Andir Garut Hanguskan Sejumlah Kios! Penyebab Masih Diselidiki!

Jawa Barat30 menit lalu
GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang13 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang13 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang14 jam lalu
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang14 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional15 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional16 jam lalu