Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Heboh Kasus 109 Ton Emas Antam Palsu, Simak Ini Cara Membedakan Emas Antam Asli dan Palsu

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|19:09 WIB
Bagikan:
Heboh Kasus 109 Ton Emas Antam Palsu, Simak Ini Cara Membedakan Emas Antam Asli dan Palsu
Ilustrasi emas logam mulia. (Shutterstock)

PASUNDAN EKSPRES - Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan kasus peredaran 109 ton emas Antam palsu yang terjadi selama kurun waktu 2010-2021. Kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh Kejaksaan Agung, menimbulkan kekhawatiran di masyarakat terkait keaslian emas yang mereka miliki.

Namun, PT Antam Tbk melalui Sekretaris Perusahaan, Syarif Faisal Alkadrie, memastikan bahwa semua produk emas merek Logam Mulia Antam yang beredar di masyarakat adalah asli dan terjamin kadar kemurniannya. Syarif menegaskan bahwa emas tersebut diolah di satu-satunya pabrik pengolahan dan pemurnian emas di Indonesia yang telah tersertifikasi London Bullion Market Association (LBMA). 

"Sehingga dapat dipastikan seluruh produk emas merek Logam Mulia Antam yang beredar di masyarakat adalah asli dan terjamin kadar kemurniannya," jelasnya.

Cara Membedakan Emas Antam Asli dan Palsu

Masyarakat perlu lebih waspada saat membeli emas, terutama untuk memastikan bahwa emas yang dibeli benar-benar asli. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membedakan emas Antam asli dan palsu:

1. Periksa Cap dan Sertifikat 
   
Emas Antam asli memiliki cap yang menunjukkan kadar kemurniannya atau *fineness*, serta bobot emas yang tercantum. Pada permukaan emas Antam asli, tertera logo PT Antam Tbk dan kadar emas sebesar 999.9%. Selain itu, emas tersebut selalu dilengkapi dengan sertifikat resmi yang menjamin keasliannya.

2. Kondisi Kemasan
   
Emas Antam asli dijual dengan kemasan yang utuh dan tidak rusak. Produk emas Antam LM terbaru menggunakan kemasan CertiCard yang dilengkapi dengan QR Code di bagian bawahnya. QR Code ini dapat dipindai untuk memverifikasi keaslian emas.

3. Teknologi UV untuk Produk Klasik/Retro
   
Untuk produk emas Antam klasik atau retro, Anda dapat memeriksa sertifikatnya menggunakan sinar UV. Jika emas tersebut asli, akan muncul hologram khusus pada sertifikatnya.

4. Uji Gigitan
   
Salah satu cara tradisional untuk memeriksa emas adalah dengan menggigitnya sedikit. Emas murni bersifat lunak, sehingga jika bekas gigitan muncul, emas tersebut kemungkinan besar asli dan memiliki kadar kemurnian 999.9%.

5. Gosok dengan Kain atau Tangan
   
Anda juga bisa menggosok emas dengan kain atau tangan. Emas asli tidak akan berubah warna setelah digosok, sementara emas palsu atau berlapis mungkin akan tampak memudar atau berubah warna.

6. Cium Aromanya
   
Emas asli tidak memiliki bau yang khas, berbeda dengan logam lain seperti besi atau tembaga yang seringkali mengeluarkan aroma amis atau anyir. Jika emas yang Anda beli berbau aneh, itu bisa menjadi tanda bahwa emas tersebut tidak asli.

Cara di atas, diharapkan masyarakat bisa lebih cerdas dan waspada dalam membeli emas, sehingga terhindar dari penipuan dan mendapatkan produk yang sesuai dengan yang diinginkan.

Berita Terbaru

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang6 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional26 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline30 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional43 menit lalu
ADVERTISEMENT
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang47 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang51 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu