Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Industri AMDK Terancam Tutup Akibat Kelangkaan dan Lonjakan Harga Plastik

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|10:45 WIB
Bagikan:
Industri AMDK Terancam Tutup Akibat Kelangkaan dan Lonjakan Harga Plastik
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin), Firman Sukirman, menyampaikan kondisi terkini industri AMDK di tengah tekanan kelangkaan dan lonjakan harga plastik. Foto: Kompas

PASUNDANEKSPRES.ID - Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) mengungkapkan bahwa sejumlah anggotanya terancam menghentikan operasional akibat kelangkaan serta lonjakan harga plastik yang semakin tidak terkendali.

Ketua Umum Aspadin, Firman Sukirman, menyatakan bahwa jika kondisi ini terus berlanjut hingga dua bulan ke depan, maka industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), khususnya skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), berpotensi mengalami kebangkrutan.

“Bisa jadi dua bulan ke depan ada beberapa industri AMDK UMKM yang tidak bisa produksi karena tidak ada bahan baku,” ujar Firman saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, pelaku industri kini menghadapi dua tekanan sekaligus, yakni kenaikan harga plastik yang signifikan dan kelangkaan pasokan.

Jika sebelumnya kenaikan harga masih berada di kisaran 10–20 persen, kini beberapa jenis plastik bahkan melonjak hingga 70 persen.

Kondisi ini memaksa produsen AMDK untuk menaikkan harga jual produk. Firman menegaskan bahwa langkah tersebut tidak dapat dihindari karena efisiensi internal tidak lagi cukup untuk menutupi lonjakan biaya produksi.

“Mau tidak mau, dengan harga yang tidak wajar, kita harus melakukan penyesuaian harga. Tidak cukup lagi hanya efisiensi internal,” jelasnya.

Saat ini, kenaikan harga produk air kemasan berkisar antara Rp2.000 hingga Rp3.000 per karton atau per dus. Namun, tidak menutup kemungkinan harga akan terus meningkat seiring fluktuasi harga bahan baku plastik.

Kelangkaan dan mahalnya plastik diketahui disebabkan oleh terganggunya pasokan nafta, bahan baku utama plastik, yang sebagian besar diimpor dari negara-negara Teluk.

Gangguan ini dipicu oleh konflik di Asia Barat yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dan produk petrokimia.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Reynaldi Sarijowan, menyebut bahwa harga plastik telah mengalami kenaikan hingga 50 persen dibandingkan sebelum konflik terjadi.

“Jauh sebelum Ramadhan harga masih sekitar Rp10.000. Kemudian naik bertahap setiap pekan, hingga kini kami proyeksikan kenaikannya mencapai 50 persen,” ungkap Reynaldi.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan industri AMDK nasional, terutama bagi pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada stabilitas harga bahan baku.

Jika krisis pasokan terus berlanjut, dampaknya tidak hanya dirasakan produsen, tetapi juga konsumen melalui kenaikan harga produk di pasaran.

Sumber: Kompas

Berita Terbaru

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

Jawa Barat40 menit lalu
Cara DPRD Subang Mengawasi Hasil Pembangunan Infrastruktur, Tak Hanya Lewat Rapat

Cara DPRD Subang Mengawasi Hasil Pembangunan Infrastruktur, Tak Hanya Lewat Rapat

Subang1 jam lalu
Bukan Cuma Lapangan Kerja, Ini Dampak Industri terhadap Ekonomi Wisata Subang

Bukan Cuma Lapangan Kerja, Ini Dampak Industri terhadap Ekonomi Wisata Subang

Lifestyle2 jam lalu
Infak Subang Berseri di RSUD Ciereng Terus Mengalir, Kali Ini Terkumpul Rp2,44 Juta

Infak Subang Berseri di RSUD Ciereng Terus Mengalir, Kali Ini Terkumpul Rp2,44 Juta

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Peluang UMKM di Kawasan Industri Subang Makin Terbuka, Ini Daftar Usahanya

Peluang UMKM di Kawasan Industri Subang Makin Terbuka, Ini Daftar Usahanya

Subang3 jam lalu
Ruwat Laut ke-59 Blanakan Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan, Kapolres Subang Tekankan Jaga Tradisi dan Kamtibmas

Ruwat Laut ke-59 Blanakan Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan, Kapolres Subang Tekankan Jaga Tradisi dan Kamtibmas

Headline3 jam lalu
Keburu Viral, Silfester Langsung Dicopot Jadi Komisaris? Ini Fakta Terbarunya

Keburu Viral, Silfester Langsung Dicopot Jadi Komisaris? Ini Fakta Terbarunya

Nasional4 jam lalu
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disorot, Ada AC, TV hingga Kitchen Set

Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disorot, Ada AC, TV hingga Kitchen Set

Headline5 jam lalu
Apakah Lulusan SMA Bisa Kerja di Kawasan Industri Subang? Ini Peluang dan Syaratnya

Apakah Lulusan SMA Bisa Kerja di Kawasan Industri Subang? Ini Peluang dan Syaratnya

Jawa Barat6 jam lalu
Tempat Retreat Perusahaan di Subang Paling Direkomendasikan

Tempat Retreat Perusahaan di Subang Paling Direkomendasikan

Lifestyle8 jam lalu