Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ini Komentar Mahfud MD Soal Pengajuan Hak Angket: Itu Urusan Partai Politik

I
Inessia Nabila MEditor: Yusup Suparman
|09:52 WIB
Bagikan:
Ini Komentar Mahfud MD Soal Pengajuan Hak Angket: Itu Urusan Partai Politik
Mahfud MD berkomentar soal usulan pengajuan hak angket yang rencananya akan dilakukan oleh Ganjar Pranowo. (Foto: screenshot YouTube KPU RI)

PASUNDAN EKSPRES - Mahfud MD berkomentar soal usulan pengajuan hak angket yang rencananya akan dilakukan oleh Ganjar Pranowo.

Mantan Menkopolhukam itu mengatakan bahwa usulan mengajukan hak angket untuk menelusuri dugaan kecurangan Pilpres 2024 tidak perlu mendapat dukungan darinya.

“Enggak perlu dukungan saya,” ujar Mahfud usai menerima kunjungan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto di Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (22/2/2024).

Mahfud menuturkan urusan hak angket itu bukanlah urusan paslon seperti dirinya, melainkan urusan partai politik.

Dia menambahkan, jika mendukung hak angket tidak ada gunanya apabila DPR tidak menyetujui hal tersebut.

“Mendukung juga enggak ada gunanya kalau DPR enggak mau,” kata cawapres nomor urut 3 itu.

“Hak angket itu bukan urusan paslon ya, itu urusan partai. Apakah partai itu menggertak apa enggak, saya enggak tahu dan tidak ingin tahu juga. Maka saya enggak ikut-ikut di urusan partai,” tegasnya.

Oleh karena itu, Mahfud MD enggan berkomentar lebih banyak soal pengajuan hak angket tersebut dan membiarkan partai politik yang akan mengurus hal itu.

Diketahui, wacana hak angket mencuat setelah calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengusulkan untuk mengajukan hak angket.

Hal ini dilakukan untuk menelusuri kecurangan dalam Pilpres (Pemilihan Presiden) 2024.

Bahkan, Ganjar Pranowo pun ikut mengajak partai Koalisi Perubahan atau partai pengusung capres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk mengajukan hak angket DPR.

Namun, usulan tersebut harus mendapat dukungan dari partai lain agar memenuhi syarat lebih dari 50 persen anggota dewan.

Partai pengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD terdiri dari PDIP, PPP, Hanura dan Perindo sedangkan partai pengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar terdiri dari NasDem, PKS, dan PKB. (inm)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle26 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga35 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu