Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ini Pelanggaran Berat Stikom Bandung yang Buat Lulusan Tahun 2008-2023 Dibatalkan

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|19:01 WIB
Bagikan:
Ini Pelanggaran Berat Stikom Bandung yang Buat Lulusan Tahun 2008-2023 Dibatalkan
Kampus Stikom Bandung

PASUNDAN EKSPRES - Kepala LLDIKTI Wilayah IV, M. Samsuri, mengungkapkan adanya pelanggaran berat yang ditemukan di Stikom Bandung saat proses evaluasi berlangsung.

Pelanggaran tersebut mencakup kegiatan perkuliahan yang tidak melalui proses pembelajaran, pemberian nilai fiktif, manipulasi nilai, hingga penerbitan ijazah tanpa adanya proses pendidikan yang memadai.  

"Dalam evaluasi, ditemukan hal-hal seperti itu. Selain itu, mahasiswa yang dinyatakan lulus seharusnya memiliki nomor ijazah nasional, tetapi hal tersebut tidak dilakukan," ujar Samsuri dalam konferensi pers yang digelar secara daring pada Jumat (17/01/2025).  

Sebagai respons atas temuan tersebut, LLDIKTI memberikan sanksi administrasi kepada Stikom Bandung dengan syarat kampus harus memperbaiki mutu internal, termasuk pembenahan data mahasiswa.  

Saat ini, Tim Evaluator LLDIKTI Wilayah IV menilai pihak kampus mulai menunjukkan upaya perbaikan. Samsuri menyebutkan bahwa sanksi dapat diturunkan dari kategori berat menjadi sedang, bergantung pada hasil pembenahan yang dilakukan.  

"Jika semua masalah telah diperbaiki, sanksi akan dicabut, dan status kampus dinormalisasi kembali. Dari evaluasi yang ada, tampaknya Stikom sudah mulai memperbaiki diri," jelasnya.  

Samsuri juga menegaskan bahwa pencabutan ijazah mahasiswa oleh pihak kampus harus diumumkan secara terbuka.

Hal ini penting karena seringkali ditemukan dokumen yang hilang dalam proses evaluasi, namun mahasiswa tetap memiliki bukti kepemilikannya.  

"Kampus seharusnya melakukan pengecekan secara mendetail, tidak asal-asalan," katanya.  

Ia menambahkan, pelanggaran seperti pemberian ijazah tanpa proses pembelajaran merugikan masyarakat dan menurunkan kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tinggi harus menjadi prioritas agar tidak tertinggal.  

"Jika tidak, kita akan terus tertinggal. Pemerintah ingin memastikan perguruan tinggi menjunjung tinggi mutu dan tata kelola yang baik. Itu yang paling penting," tambahnya.  

Sebelumnya, Stikom Bandung membatalkan kelulusan dan menarik ijazah 233 mahasiswa periode 2018–2023. Tindakan tersebut diambil setelah Tim Evaluasi Kinerja Akademik (EKA) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) menemukan kejanggalan, termasuk ketidaksesuaian data akademik antara laporan internal kampus dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti).  

Berita Terbaru

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Nasional10 menit lalu
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Subang1 jam lalu
Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Lifestyle2 jam lalu
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga3 jam lalu
Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga6 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini6 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat7 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline8 jam lalu
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline10 jam lalu