Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Insiden Kebakaran di Kamp Rohingya, Hancurkan Ratusan Fasilitas

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|16:18 WIB
Bagikan:
Insiden Kebakaran di Kamp Rohingya, Hancurkan Ratusan Fasilitas
Kamp Rohingya di Bangladesh kembali terbakar pada Minggu (7/1) waktu setempat, hal tersebut tentunya menyebabkan ribuan orang kehilangan ratusan fasitilas salah satunya tempat tinggal. (Dok istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Kamp Rohingya di Bangladesh kembali terbakar pada Minggu (7/1) waktu setempat, hal tersebut tentunya menyebabkan ribuan orang kehilangan ratusan fasitilas salah satunya tempat tinggal. 

Mohammed Mizanur Rahman, Komisaris pengungsi Bangladesh di Cox's Bazar, melaporkan bahwa sekitar 4.000 pengungsi telah kehilangan tempat tinggal mereka. Namun, badan PBB untuk urusan pengungsi (UNHCR) menyatakan bahwa jumlahnya diperkirakan sekitar 7.000 orang.

"Kami telah mengatur sedemikian rupa... para pengungsi telah diberi makanan dan tempat penampungan sementara," kata Mohammad Shamsud Douza, wakil pemerintah Bangladesh yang bertanggung jawab atas para pengungsi.

Shafiqul Islam, Kepala pemadam kebakaran di wilayah tersebut, memberitahu kantor berita AP bahwa "kebakaran tersebut sangat menghancurkan, dan telah merusak sekitar 1.040 tempat tinggal di kamp tersebut."

Selain tempat tinggal, setidaknya 120 fasilitas lainnya, termasuk masjid, pusat kesehatan, dan pusat pendidikan di kamp pengungsian, juga mengalami kerusakan parah akibat kebakaran tersebut.

"Kami membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengendalikan kobaran api, dengan melibatkan 10 unit pemadam kebakaran dari Ukhiya dan stasiun lainnya di distrik tersebut," tambah Islam

Penyebab kebakaran ini measih belum diketahui. Namun kejadian tersebut diduga merupakan tindakan kasus pembakaran. 

Kejadian tersebut rupanya sering terjadi kebakaran di daerah padat bangunan di kamp pengungsi Cox's Bazar. Sekitar satu juta pengungsi Rohingya tinggal di kamp-kamp yang sangat padat dan terbuat dari bambu serta plastik yang mudah terbakar.

Pada tahun 2021, sebuah kebakaran mengakibatkan kematian sekitar 15 pengungsi. Bahkan, kebakaran pada tahun 2023 mengakibatkan sekitar 12.000 pengungsi kehilangan tempat tinggal. 

Sebuah panel investigasi menyimpulkan bahwa kebakaran tersebut merupakan "tindakan sabotase yang direncanakan".

Berita Terbaru

Daftar Kasus Pelecehan Seksual di Subang September 2026, Polisi Ungkap 3 Perkara Terbaru

Daftar Kasus Pelecehan Seksual di Subang September 2026, Polisi Ungkap 3 Perkara Terbaru

Subang10 menit lalu
Kapan Tiga Besar Calon Sekda Subang 2026 Diumumkan? Ini Jadwalnya

Kapan Tiga Besar Calon Sekda Subang 2026 Diumumkan? Ini Jadwalnya

Subang1 jam lalu
Bagaimana Perkembangan Pariwisata di Tengah Kawasan Industri Subang September 2026?

Bagaimana Perkembangan Pariwisata di Tengah Kawasan Industri Subang September 2026?

Subang1 jam lalu
OOP Beregu Putra Badminton Indonesia vs Malaysia di Perempat Final Asian Games 2026

OOP Beregu Putra Badminton Indonesia vs Malaysia di Perempat Final Asian Games 2026

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Nominasi AMI Awards 2026, no na Masuk Kategori Ini!

Daftar Nominasi AMI Awards 2026, no na Masuk Kategori Ini!

Lifestyle1 jam lalu
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Siap Tempur di SUGBK

Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Siap Tempur di SUGBK

Olahraga2 jam lalu
Final Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 Digelar di Ibu Kota Nusantara, Dibuka Ketua DPD RI

Final Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 Digelar di Ibu Kota Nusantara, Dibuka Ketua DPD RI

Nasional2 jam lalu
Penilaian TKA SMA 2026 Kini Berubah, Ini Aturannya

Penilaian TKA SMA 2026 Kini Berubah, Ini Aturannya

Nasional2 jam lalu
Perbup Subang 18 Tahun 2026 Batasi Kampanye Pilkades Maksimal Tiga Hari, Larang Politik Uang

Perbup Subang 18 Tahun 2026 Batasi Kampanye Pilkades Maksimal Tiga Hari, Larang Politik Uang

Subang3 jam lalu
Apa Syarat Kerja di Pabrik Subang? Ini yang Perlu Disiapkan Pelamar

Apa Syarat Kerja di Pabrik Subang? Ini yang Perlu Disiapkan Pelamar

Subang3 jam lalu