Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Investigasi 15 Petugas Medis di Gaza yang Tewas oleh Israel, Autopsi Ungkap Niat Pembunuhan!

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:46 WIB
Bagikan:
Investigasi 15 Petugas Medis di Gaza yang Tewas oleh Israel, Autopsi Ungkap Niat Pembunuhan!
Para pelayat mengikuti konvoi yang membawa jenazah 8 petugas tanggap darurat Bulan Sabit Merah (Image From: AP News/Abdel Kareem Hana)

PASUNDAN EKSPRES - Gaza kembali menjadi sorotan dunia setelah autopsi terhadap 15 petugas medis dan tanggap darurat Palestina mengungkap fakta mengejutkan.

Menurut laporan dari Palestinian Red Crescent (PRC), para korban yang tewas dalam serangan oleh pasukan Israel pada 23 Maret 2025, di wilayah selatan Jalur Gaza, semuanya ditembak di bagian atas tubuh, indikasi jelas adanya niat untuk membunuh.

Insiden tragis tersebut memicu kemarahan internasional dan diserukannya investigasi independen. 

Tragedi di Tal al-Sultan

Dilansir dari The Guardian, serangan yang menewaskan petugas medis tersebut terjadi di daerah Tal al-Sultan, Kota Rafah, saat Israel kembali melancarkan ofensif ke wilayah yang dikuasai Hamas.

Korban terdiri dari delapan anggota Red Crescent, enam petugas dari Gaza Civil Defence, dan satu staf dari UNRWA, badan PBB yang menangani pengungsi Palestina. Mayat para korban ditemukan dalam sebuah kuburan massal tak jauh dari lokasi penembakan. 

Pengakuan IDF 

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) awalnya mengklaim bahwa mereka menyerang karena menduga ada teroris dalam kendaraan “mencurigakan” yang melaju tanpa izin dan tanpa lampu menyala.

Namun, bukti video yang ditemukan dari ponsel salah satu korban menunjukkan sebaliknya, di mana ambulans melaju dengan lampu depan dan lampu darurat menyala, serta para petugas yang mengenakan rompi standar medis.

Pengakuan awal IDF kemudian dikoreksi, dengan berlaih menjelaskan bahwa insiden terjadi karena perasaan terancam.

Lebih lanjut, IDF sempat menuduh bahwa enam dari korban memiliki hubungan dengan Hamas, namun hingga kini belum ada bukti yang diajukan ke publik. Tidak satu pun dari para korban membawa senjata pada saat kejadian.

Serangan Tenaga Media bukan Hal Baru

Serangan terhadap tenaga medis bukan hal baru dalam konflik Gaza-Israel. Dalam 18 bulan terakhir, ratusan staf medis, pekerja kemanusiaan, dan organisasi internasional telah menjadi korban serangan pasukan Israel, termasuk warga negara asing.

Salah satu contoh paling mencolok adalah pembunuhan enam anggota organisasi bantuan makanan World Central Kitchen, termasuk warga negara Inggris, James Kirby, dalam serangan terhadap konvoi bantuan.

Serangan terhadap Jurnalis

Senin lalu, kekerasan kembali meningkat ketika serangan udara Israel mengenai sebuah tenda media di dekat Rumah Sakit Nasser, Khan Younis. Serangan ini menewaskan seorang jurnalis Palestina dan melukai beberapa lainnya.

Menurut Palestinian Civil Defence, Helmi al-Faqawi yang merupakan jurnalis dari Palestine Today Agency, dan seorang warga sipil bernama Yousef al-Khazandar turut menjadi korban.

(ipa)

Berita Terbaru

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional23 menit lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle33 menit lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta50 menit lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang1 jam lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle1 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga1 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional3 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta3 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta4 jam lalu