Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Israel Ratakan Perbatasan Gaza untuk Bangun Zona Penyangga

N
Nanda YuanitaEditor: Yusup Suparman
|13:47 WIB
Bagikan:
Israel Ratakan Perbatasan Gaza untuk Bangun Zona Penyangga

PASUNDAN EKSPRES - Rencana Israel membangun zona penyangga di perbatasan Gaza mulai dilakukan, Kamis (25/1/2024). 

Manurut laporan media Middle East Eye, bahwa 40 persen bangunan telah diratakan dalam radius 1 kilometer dari perbatasan.

“Israel telah merobohkan hampir 40 persen (1.072) dari 2.824 bangunan di Gaza yang terletak dalam jarak satu kilometer dari perbatasan, menurut sebuah penelitian Universitas Ibrani,” lapor media yang berbasis di Inggris itu.

Sebagian besar lahan yang kini diubah menjadi zona militer adalah lahan pertanian. Hal ini sekaligus membuktikan niat Israel dengan menjadikan Jalur Gaza tidak dihuni oleh warga Palestina.

Shaul Arieli, mantan kolonel Israel yang bertugas di divisi Gaza Israel mengatakan kepada Wall Street Journal, pembentukan zona penyangga permanen di dalam Gaza kemungkinan besar ilegal menurut hukum internasional.

“Israel akan mengambil kendali di luar wilayah yang diakui dan akan dilarang mengubah batas wilayah,” katanya.Hal yang sama juga diutarakan oleh mantan jaksa penuntut perang PBB, Geoffrey Nice. Ia mengatakan, Israel tak memiliki hak menciptakan zona penyangga.

“Jika Anda menginginkan zona demiliterisasi yang akan dipenuhi dengan ranjau darat, mengapa tidak menempatkan zona tersebut di pihak Israel dan menghentikan orang-orang yang melintasinya,” kata Nice kepada Al Jazeera.Dia juga mencatat, lahan pertanian subur yang Israel ingin ambil alih adalah penting bagi perekonomian Gaza.

Tujuan pembangunan zona penyangga ini diklaim untuk menjaga keamanan Israel dari serangan Hamas di masa yang akan datang.

"Ini adalah salah satu upaya tambahan atau lapisan keamanan yang diterapkan setelah 7 Oktober," kata mantan juru bicara militer Israel Jonathan Conricus, dilansir The New Arab.

Sebelum 7 Oktober, zona penyangga di wilayah kantong Palestina diperluas hingga 330 meter di sepanjang pagar pemisah sepanjang 36 mil.

Dilansir Al Jazeera, pembangunan zona penyangga akan membuat wilayah Gaza berkurang. Amerika Serikat (AS) telah menentang pembangunan ini. 

Washington mengatakan, tidak boleh ada perubahan permanen terhadap wilayah Palestina.

“Namun hal ini terjadi, Israel yang melaksanakannya, dan tentu saja ini adalah sesuatu yang dilihat oleh Palestina dan komunitas internasional secara luas sebagai perampasan tanah,” kata koresponden Al Jazeera, Stefanie Dekker.

Hingga saat ini, konflik di Palestina masih terus terjadi. Terbaru, serangan Israel difokuskan untuk menyerang di wilayah Khan Younis, Gaza selatan.

(nym) 

Berita Terbaru

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Jalan

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Jalan

Bandung Barat1 jam lalu
Perpani Bakal Gelar Latihan Gabungan Panahan di Subang

Perpani Bakal Gelar Latihan Gabungan Panahan di Subang

Subang2 jam lalu
Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Subang2 jam lalu
Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Lifestyle3 jam lalu
Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Subang4 jam lalu
Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Lifestyle4 jam lalu
Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Lifestyle4 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Lifestyle5 jam lalu
Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Nasional6 jam lalu