Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jadwal Sidang Isbat Awal Ramadhan 2025 Hari ini: Jam Berapa Pengumuman Resmi?

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|15:01 WIB
Bagikan:
Jadwal Sidang Isbat Awal Ramadhan 2025 Hari ini: Jam Berapa Pengumuman Resmi?
Jadwal Sidang Isbat Awal Ramadhan 2025 Hari ini: Jam Berapa Pengumuman Resmi? (Image From: Pexels/Aleksandra Tulibacka)

PASUNDAN EKSPRES - Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1446 Hijriah pada 28 Februari 2025.

Sidang ini bertujuan untuk menetapkan awal bulan puasa bagi umat Islam di Indonesia berdasarkan data hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit pertama).

Sidang ini akan dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta Pusat. Keputusan yang dihasilkan akan menjadi panduan bagi umat Islam dalam memulai ibadah puasa Ramadan.

Peserta Sidang Isbat: Hadirnya Ahli dan Tokoh Islam

Dikutip dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Sidang Isbat 1446 H akan melibatkan berbagai pihak, termasuk:

- Perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan lainnya.

- Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memiliki fatwa terkait penentuan awal bulan hijriah.

- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai pihak yang memberikan data astronomi.

- Para ahli falak (astronomi) yang berperan dalam analisis posisi hilal.

- Perwakilan dari DPR RI dan Mahkamah Agung sebagai bagian dari lembaga kenegaraan.

Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, kehadiran berbagai pihak ini bertujuan untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil objektif, transparan, dan bisa diterima oleh seluruh umat Islam di Indonesia.

Proses Sidang Isbat: Tiga Tahapan Penting

Sidang Isbat akan dilakukan dalam tiga rangkaian utama, yaitu:

Pemaparan Data Hisab (Perhitungan Astronomi)

Sebelum rukyatul hilal dilakukan, tim ahli falak akan mempresentasikan hasil perhitungan astronomi mengenai posisi hilal berdasarkan data dari berbagai wilayah di Indonesia.

Verifikasi Hasil Rukyatul Hilal

Proses rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit pertama) akan dilakukan di berbagai titik di Indonesia yang telah ditentukan oleh Kementerian Agama. Data yang didapatkan dari pemantauan ini kemudian dibandingkan dengan hasil hisab.

Musyawarah dan Pengambilan Keputusan

Setelah mendapatkan data dari hisab dan rukyat, dilakukan musyawarah untuk menentukan apakah hilal sudah terlihat atau belum. Keputusan yang dihasilkan akan diumumkan oleh Menteri Agama kepada publik.

Menurut Abu Rokhmad, masyarakat diimbau untuk menunggu hasil Sidang Isbat dan mengikuti pengumuman resmi dari pemerintah terkait awal Ramadan 1446 H.

Kapan Awal Ramadan 1446 H Dimulai?

Menurut Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, berdasarkan data hisab, ijtimak (konjungsi bulan-matahari) terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, pukul 07.44 WIB.

Pada tanggal tersebut, ketinggian hilal di seluruh Indonesia sudah berada di atas ufuk, dengan rincian sebagai berikut:

- Ketinggian hilal: antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’

- Sudut elongasi hilal: antara 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’

Dengan data ini, secara astronomi ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat, sehingga kemungkinan besar awal Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Namun, keputusan resmi tetap akan menunggu hasil sidang isbat, yang mempertimbangkan hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah.

Pengumuman Sidang Isbat

Sidang isbat untuk penentuan awal puasa hari ini akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan. 

Seminar Posisi Hilal (16.30 WIB)

Seminar ini membahas posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi (hisab) dan data-data pemantauan dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sidang Isbat Tertutup (18.30 WIB)

Sidang ini bersifat tertutup dan hanya dihadiri oleh pejabat Kemenag, perwakilan ormas Islam, serta tim ahli.

Konferensi Pers (19.05 WIB)

Menteri Agama Nasaruddin Umar akan mengumumkan hasil sidang isbat kepada publik melalui konferensi pers.

Kementerian Agama (Kemenag) mengadakan sidang isbat ini untuk memverifikasi hasil pemantauan hilal yang dilakukan di 125 titik di seluruh Indonesia.

Hasil dari sidang ini akan diumumkan kepada publik setelah melalui musyawarah dan pengambilan keputusan.

(ipa)

Berita Terbaru

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle1 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional1 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle1 jam lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline2 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle3 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle4 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional4 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional4 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle4 jam lalu