Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jaksa Tuntut Hukuman Mati 6 ABK Kasus Narkotika, Ini Fakta Persidangan yang Diungkap ke Komisi III DPR

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|14:00 WIB
Bagikan:
Jaksa Tuntut Hukuman Mati 6 ABK Kasus Narkotika, Ini Fakta Persidangan yang Diungkap ke Komisi III DPR
Jaksa memaparkan fakta persidangan kasus narkotika enam ABK kapal dalam rapat bersama Komisi III DPR. (Foto: detik.com/YouTube TV Parlemen)

PASUNDANEKSPRES.ID -Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap alasan tuntutan hukuman mati terhadap enam terdakwa awak kapal dalam kasus penyelundupan narkotika. Penjelasan tersebut disampaikan dalam rapat bersama Komisi III DPR RI.

Dalam paparannya, jaksa menjelaskan tuntutan tersebut didasarkan pada sejumlah fakta yang terungkap selama persidangan serta keterangan ahli pidana.

“Izin pimpinan, kami melakukan tuntutan mati terhadap keenam terdakwa tersebut sebagaimana dijelaskan oleh Deputi Penindakan dan Pemberantasan BNN RI,” ujar perwakilan jaksa dalam rapat dengan Komisi III DPR RI, dikutip dari tayangan YouTube KompasTV.

Jaksa menjelaskan salah satu terdakwa, Fandi Ramadan, merupakan lulusan Politeknik Pelayaran yang seharusnya memahami prosedur kerja sebagai pelaut.

“Dalam fakta persidangan terungkap terdakwa adalah lulusan pelayaran dan mengetahui seluruh persyaratan administrasi untuk bekerja sebagai pelaut, termasuk aturan terkait muatan kapal baik nasional maupun internasional,” ujarnya.

Berdasarkan fakta persidangan, para terdakwa berangkat ke Thailand pada 1 Mei 2025 bersama awak kapal lainnya. Mereka kemudian menginap di Hotel Sakura di Thailand selama sekitar 10 hari.

“Selama periode 1 sampai 10 Mei 2025 terdakwa berada di Thailand dan sempat jalan-jalan ke Malaysia menggunakan bus dari Thailand,” kata jaksa.

Dalam persidangan juga terungkap bahwa buku pelaut milik Fandi Ramadan tidak memiliki cap dari otoritas kesyahbandaran setempat. Hal itu membuat status kerjanya di kapal dinilai tidak sah karena tidak melalui prosedur resmi.

Selain itu, pada 14 Mei 2025 terdakwa disebut menerima transfer uang sebesar Rp244.250 dari seseorang bernama Danil Hotman Simanu sebagai kasbon sebelum bekerja di kapal.

“Dalam perjanjian kerja disebutkan terdakwa mendapatkan gaji sebesar 2.000 dolar AS per bulan,” kata jaksa.

Menurut jaksa, kapten kapal juga sempat menjanjikan bonus tambahan satu bulan gaji apabila barang yang dibawa berhasil sampai di tujuan.

Jaksa menegaskan bahwa narkotika merupakan kejahatan serius yang berdampak luas terhadap masyarakat.

“Kejahatan narkotika termasuk extraordinary crime karena dapat merusak kesehatan manusia, merusak generasi muda, serta menjadi bisnis yang sangat menguntungkan bagi jaringan peredaran gelap narkotika,” ujarnya.

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Fun Run, Subang Culturun 2026 Gabungkan Olahraga dan Wisata

Bukan Sekadar Fun Run, Subang Culturun 2026 Gabungkan Olahraga dan Wisata

Subang14 menit lalu
Baru Sehari, Subang Wedding Festival Catat Transaksi Rp852 Juta

Baru Sehari, Subang Wedding Festival Catat Transaksi Rp852 Juta

Subang2 jam lalu
Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Headline3 jam lalu
Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Olahraga4 jam lalu
Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Nasional5 jam lalu
Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Nasional6 jam lalu
Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Subang7 jam lalu
Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Nasional8 jam lalu
Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Lifestyle9 jam lalu
Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Nasional19 jam lalu
Jaksa Tuntut Hukuman Mati 6 ABK Kasus Narkotika, Ini Fakta Persidangan yang Diungkap ke Komisi III DPR | Pasundan Ekspres