Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Janji Prabowo Jika Jadi Presiden Akan Tingkatkan Gaji Pejabat

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|09:08 WIB
Bagikan:
Janji Prabowo Jika Jadi Presiden Akan Tingkatkan Gaji Pejabat
Calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan jika ia terpilih menjadi presiden ia akan emningkatkan gaji para pejabat dan penyelenggara nagara agar tidak terjadinya korupsi. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan jika ia terpilih menjadi presiden ia akan emningkatkan gaji para pejabat dan penyelenggara nagara agar tidak terjadinya korupsi. 

Hal tersebut dikatakan ketika ia memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam acara Penguatan Antikorupsi untuk penyelenggara Negara Berintegritas (paku Integritas).

“Jadi kita perbaiki kualitas hidup, kita tingkatkan gaji-gaji semua pejabat, semua penyelenggara negara, kita mampu,” kata Prabowo melansir dari tayangan Tvone. 

Menurut Prabowo, usulannya untuk meningkatkan gaji pejabat merupakan pendekatan sistemik dan realistis dalam upaya pencegahan korupsi. 

Dia berpendapat bahwa kualitas hidup para pengambil kebijakan di pemerintahan, terutama mereka yang bertanggung jawab atas anggaran, harus diperbaiki dan dijamin. 

Sebagai contoh, Prabowo menyebutkan bahwa di negara maju seperti Amerika Serikat (AS) dan Inggris, hakim-hakim tinggi dan hakim agung dapat menjabat seumur hidup. Mereka hanya akan berhenti ketika mengalami sakit, mengajukan pengunduran diri, atau meninggal dunia.

“Kemudian Ketua Mahkamah Agung adalah pejabat negara yang gajinya tertinggi, kediaman resminya lebih besar atau lebih besar dari perdana menteri. Itu di Inggris,” ujarnya.

Namun, Prabowo tidak merincikan berapa besar kenaikan gaji yang telah dirangcang olehnya. Ia hanya menyebutkan bahwa anggaran tersebut mampu menaikan gaji pegawai. 

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang ketiga pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk menghadiri acara yang disebut Paku Integritas pada tanggal 17 Januari 2024. 

Namun, Ketua Sementara KPK, Nawawi Pomolango, menjelaskan bahwa acara tersebut tidak akan menjadi forum debat atau adu program pemberantasan korupsi antara pasangan calon.

Menurut Nawawi, KPK akan menggunakan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai masalah dan hambatan yang terkait dengan upaya pemberantasan korupsi kepada para kandidat peserta pemilihan presiden tahun 2024.

Berita Terbaru

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline12 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang30 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional50 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline54 menit lalu
ADVERTISEMENT
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu