Kakek Penjual Es Mengaku Dipukuli Preman, Dedi Mulyadi Datang dan Beri Bantuan

PASUNDANEKSPRES.ID - Seorang kakek penjual es tradisional bernama Ajat Sudrajat mengaku menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok preman. Peristiwa tersebut terjadi saat Ajat tengah berjualan dan kemudian viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, Ajat mengaku dipukuli oleh beberapa orang yang menuding dagangannya bermasalah. Akibat kejadian itu, Ajat mengalami trauma dan kesulitan melanjutkan aktivitas berdagang seperti biasa.
Menanggapi video tersebut, tokoh masyarakat Dedi Mulyadi turun langsung menemui Ajat. Dalam pertemuan itu, Dedi mendengarkan kronologi kejadian sekaligus memastikan kondisi Ajat dan keluarganya.
Dedi Mulyadi memberikan sejumlah bantuan, mulai dari bantuan tunai, pelunasan kebutuhan dasar, hingga dukungan untuk keberlanjutan usaha Ajat. Ia juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap pedagang kecil agar tidak menjadi korban intimidasi atau kekerasan.
Kasus ini menuai perhatian publik dan kembali menyoroti persoalan keamanan serta perlindungan bagi pekerja sektor informal di ruang publik.
