Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kalian Harus Tahu Kenapa Presiden Indonesia Mayoritas Orang Jawa?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|12:33 WIB
Bagikan:
Kalian Harus Tahu Kenapa Presiden Indonesia Mayoritas Orang Jawa?
Kalian Harus Tahu Kenapa Presiden Indonesia Mayoritas Orang Jawa? (Sumber Foto Gramedia)

PASUNDAN EKSPRES- Indonesia, negara kepulauan yang kaya akan keberagaman budaya dan suku bangsa, memiliki ciri unik dalam sejarah kepemimpinannya.

Dari Soekarno hingga Jokowi, sebagian besar presiden Indonesia berasal dari pulau Jawa. Namun, apakah ini hanya kebetulan atau mungkin ada faktor lain yang mempengaruhinya?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa sebagian besar presiden Indonesia sejak masa kemerdekaan berasal dari suku Jawa.

Soekarno dari Surabaya, Soeharto dari Yogyakarta, Gus Dur dan Megawati yang juga keturunan Jawa, hingga Jokowi yang berasal dari Solo.

Hanya satu pengecualian, yaitu Pak Habibi dari Pare-pare, Sulawesi Selatan, yang menjabat menggantikan posisi Soeharto pada masanya.

Pertanyaannya, mengapa kecenderungan ini terjadi? Sebuah mitos yang tersebar dalam ramalan Jawa kuno, seperti ramalan Jayabaya, mengklaim bahwa pemimpin Indonesia kebanyakan berasal dari suku Jawa. Namun, apakah mitos ini dapat dipercaya?

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Guru Gembul pada November 2023, dikutip bahwa sensus penduduk menunjukkan orang Jawa mendominasi sebesar 40,22% dari total penduduk Indonesia.

Pulau Jawa sendiri menjadi pemegang pemilih terbesar dalam pemilu. Ini menimbulkan pertanyaan logis apakah presiden dari Jawa memiliki peluang besar untuk menang dalam pemilihan umum?

Sebagian orang percaya bahwa kenyataan ini sejalan dengan mitos yang beredar. Namun, sisi logisnya juga memberikan penjelasan bahwa pulau Jawa, dengan jumlah penduduknya yang besar, memberikan peluang besar bagi calon presiden yang berasal dari sana untuk meraih kemenangan dalam pemilu.

Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa keberagaman Indonesia tidak hanya terletak pada asal usul suku bangsa. Kualitas kepemimpinan, integritas, dan kemampuan untuk memimpin dengan baik juga harus menjadi faktor penentu dalam menilai seorang pemimpin.

Kita perlu melihat dan menilai seorang calon pemimpin bukan hanya berdasarkan asal suku, tetapi juga melibatkan pertimbangan mendalam terkait kualitas kepemimpinan yang dibawa oleh individu tersebut.

Dengan demikian, meskipun kebanyakan presiden Indonesia berasal dari suku Jawa, kita perlu bersikap adil dan tidak terjebak dalam stereotip.

Evaluasi terhadap seorang pemimpin seharusnya lebih bersifat komprehensif, mencakup nilai-nilai kepemimpinan, visi, dan dedikasi untuk melayani seluruh rakyat Indonesia.

Berita Terbaru

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional8 menit lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta58 menit lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta1 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat3 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat3 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang3 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional3 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga4 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional4 jam lalu