Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KCIC Luncurkan Kartu Berlangganan Whoosh, Cek Harga dan Masa Berlakunya

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|09:58 WIB
Bagikan:
KCIC Luncurkan Kartu Berlangganan Whoosh, Cek Harga dan Masa Berlakunya
KCIC Luncurkan Kartu Berlangganan Whoosh (Foto: Website Resmi KCIC)

PASUNDAN EKSPRES - Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) meluncurkan kartu berlangganan Whoosh dengan skema baru.

Kartu berlangganan Whoosh atau Frequent Whoosher Card (FWC) telah diluncurkan pada Jumat, 14 Februari 2025.

Adapun kartu ini menerapkan skema baru dengan menawarkan layanan yang lebih hemat dan fleksibel dengan masa aktif yang lebih panjang hingga dua bulan sejak pembelian serta pilihan rute yang bervariasi.

Ada dua jenis kartu langganan Whoosh yaitu Gold dengan benefit 10 perjalanan untuk masa berlaku 60 hari dan Silver dengan benefit 6 perjalanan untuk masa berlaku 30 hari.

Melansir dari website resmi KCIC, Frequent Whoosher Card juga kini dibedakan harganya berdasarkan relasi yang dapat diredeem yaitu JaBan, JaKa, dan KaBan. 

Adapun perbedaan jenis kartu FWC mulai 14 Februari adalah sebagai berikut:

1. FWC JaBan: Untuk perjalanan relasi Jakarta – Karawang – Bandung atau sebaliknya

   - Gold: Rp2.000.000 untuk 10 perjalanan atau senilai Rp200.000 per perjalanan (masa berlaku 60 hari sejak pembelian)

   - Silver: Rp1.350.000 untuk 6 perjalanan atau Rp225.000 per perjalanan (masa berlaku 30 hari sejak pembelian)

2. FWC JaKa: Untuk perjalanan relasi Jakarta-Karawang atau sebaliknya

   - Gold: Rp500.000 untuk 10 perjalanan atau senilai Rp50.000 per perjalanan (masa berlaku 60 hari sejak pembelian)

   - Silver: Rp450.000 untuk 6 perjalanan atau senilai Rp75.000 per perjalanan (masa berlaku 30 hari sejak pembelian)

3. FWC KaBan: Untuk perjalanan relasi Karawang-Bandung atau sebaliknya

   - Gold: Rp1.000.000 untuk 10 perjalanan atau senilai Rp100.000 per perjalanan (masa berlaku 60 hari sejak pembelian)

   - Silver: Rp750.000 untuk 6 perjalanan atau senilai Rp125.000 per perjalanan (masa berlaku 30 hari sejak pembelian)

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, KCIC terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan bagi para pelanggan setia Whoosh. 

Perubahan skema Frequent Whoosher Card (FWC) ini merupakan upaya kami dalam mengakomodasi berbagai masukan dari penumpang yang menginginkan kartu langganan dengan masa aktif lebih panjang serta variasi relasi yang lebih fleksibel.

"Dengan skema baru ini, pelanggan dapat menikmati perjalanan yang lebih hemat dan lebih sesuai dengan kebutuhan perjalanan mereka, khususnya bagi pengguna yang bersifat komuter. Kami berharap inovasi ini semakin memudahkan masyarakat dalam memilih Whoosh sebagai moda transportasi utama untuk mobilitas harian mereka seperti layaknya kereta komuter," ujar Eva Chairunisa.

Dengan menggunakan Frequent Whoosher Card, penumpang bisa menikmati hingga 10 perjalanan Whoosh kelas Premium Economy dengan tarif flat meskipun perjalanan dilakukan di jam sibuk atau di hari libur maupun akhir pekan. 

Frequent Whoosher Card dengan skema baru ini sudah dapat dibeli di seluruh stasiun Whoosh mulai 14 Februari 2025 di loket Stasiun Whoosh yaitu Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon.

Penumpang dapat memanfaatkan kuota perjalanan tersebut ke berbagai rute selama tempat duduk pada perjalanan yang diinginkan masih tersedia. Proses pengambilan kuota atau redeem ticket dilakukan di loket Stasiun Whoosh.

Tiket yang didapatkan dari penukaran kuota Frequent Whoosher Card tidak dapat dibatalkan dan diubah jadwal. Frequent Whoosher Card hanya bisa digunakan oleh satu orang dan tidak bisa dipindah tangankan. 

Masa berlaku kartu terhitung 30 hari untuk FWC Silver dan 60 hari untuk FWC Gold sejak tanggal pembelian dan jika masa berlaku kartu sudah habis, maka sisa kuota perjalanan tidak dapat digunakan atau diuangkan.

Pada bulan Februari 2025, sudah sebanyak 524 kartu yang terjual. Secara total, sejak awal dijual pada Juni 2024 sampai dengan Februari 2025 sudah sebanyak 5.300 Frequent Whoosher Card yang telah terjual.

"Dengan adanya skema baru FWC, kami berharap dapat menjawab kebutuhan mobilitas harian masyarakat yang rutin menggunakan Whoosh untuk berbagai aktivitasnya. Inovasi ini merupakan salah satu langkah KCIC untuk mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang cepat, efisien, dan ramah lingkungan," ujar Eva.

(inm)

Berita Terbaru

6 Pemanis Alami Pengganti Gula Pasir, Lebih Sehat dan Cocok untuk Pilihan Sehari-hari

6 Pemanis Alami Pengganti Gula Pasir, Lebih Sehat dan Cocok untuk Pilihan Sehari-hari

Lifestyle9 menit lalu
Pengamat Duga Alat Sadap Rp 1 Triliun Milik Listyo Sigit Bersumber dari Judol hingga Tambang Ilegal

Pengamat Duga Alat Sadap Rp 1 Triliun Milik Listyo Sigit Bersumber dari Judol hingga Tambang Ilegal

Nasional27 menit lalu
Kemenangan Persib di ACL Two Bawa Maung Bandung Lewati Catatan Buruk di Australia

Kemenangan Persib di ACL Two Bawa Maung Bandung Lewati Catatan Buruk di Australia

Olahraga45 menit lalu
Viral! Tak Mempan Lapor Polisi, Warga Tebo Viralkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal Jambi

Viral! Tak Mempan Lapor Polisi, Warga Tebo Viralkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal Jambi

Nasional59 menit lalu
ADVERTISEMENT
Jokowi Pamerkan Ijazah SD hingga UGM di Hadapan Roy Suryo dalam Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jokowi Pamerkan Ijazah SD hingga UGM di Hadapan Roy Suryo dalam Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Nasional1 jam lalu
Potret Pendidikan di Bandung Barat, Siswa dan Guru Bertaruh Keselamatan Demi Berangkat Sekolah

Potret Pendidikan di Bandung Barat, Siswa dan Guru Bertaruh Keselamatan Demi Berangkat Sekolah

Bandung Barat1 jam lalu
Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Lifestyle2 jam lalu
Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Nasional3 jam lalu
MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

Subang3 jam lalu
Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Purwakarta3 jam lalu