Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenapa Awal Ramadhan NU dan Muhamadiyah Selalu Berbeda?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|09:54 WIB
Bagikan:
Kenapa Awal Ramadhan NU dan Muhamadiyah Selalu Berbeda?
Kenapa Awal Ramadhan NU dan Muhamadiyah Selalu Berbeda?

PASUNDAN EKSPRES- Tahun ini, awal puasa Ramadan jatuh pada hari Selasa, tanggal 12 Maret 2024. Menyambut Ramadan, penentuan kapan tepatnya memulai puasa pertama dan mengakhiri lebaran sering menjadi perdebatan yang membingungkan.

Di tengah kompleksitas ini, kita sering mendengar istilah "mencari Hilal" atau "melihat Hilal." Hilal, dalam konteks Islam, adalah bulan sabit pertama yang terlihat setelah bulan baru.

Pentingnya Hilal tak terbatas pada penanda awal bulan Ramadan saja, melainkan juga awal bulan Syawal yang menandai berakhirnya bulan puasa.

Pengamatan Hilal menjadi kunci dalam menentukan awal bulan dalam kalender Islam, memiliki makna penting karena disokong oleh sabda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam yang mendorong umat untuk berpuasa setelah melihat Hilal.

Ramadan dianggap sebagai waktu berkah bagi umat Islam, di mana kesempatan untuk mendalamkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah diberikan melalui ibadah dan pengendalian diri.

Oleh karena itu, penentuan awal bulan menjadi bagian penting dalam menjaga kesatuan umat Islam, mengatur ibadah yang serupa di seluruh dunia, dan merencanakan perayaan dengan lebih baik.

Namun, perdebatan muncul terutama terkait dengan metode penentuan yang digunakan oleh dua organisasi besar di Indonesia, yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Keduanya menggunakan metode hisab, namun perbedaan terletak pada pendekatan dan aplikasi metode tersebut. NU menggunakan metode rukyatul Hilal (pengamatan langsung), sedangkan Muhammadiyah menggunakan metode hisab (perhitungan matematis).

Perbedaan ini bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di beberapa negara dengan populasi Muslim yang besar di seluruh dunia.

Metode penentuan ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Rukyatul Hilal melibatkan pengamatan langsung terhadap bulan baru dengan syarat tertentu, sementara hisab menggunakan perhitungan matematis yang memberikan kepastian dan akurasi lebih tinggi.

Meskipun terjadi perbedaan, penting diingat bahwa dalam Islam, perbedaan itu adalah hal yang wajar dan tak boleh ditolak sampai ada kesepakatan yang dapat diterima oleh otoritas Muslim di seluruh dunia.

Oleh karena itu, sibuk bertengkar atas perbedaan tersebut justru dapat mengaburkan fokus pada ibadah yang seharusnya menjadi prioritas.

Masing-masing metode memiliki para pendukungnya, dan saran dari ulama terkemuka menunjukkan bahwa keduanya sah asalkan sesuai dengan konsensus atau kesepakatan yang diakui secara luas.

Yang terpenting, semangat berpuasa dan merayakan Idul Fitri harus tetap terjaga di tengah perbedaan ini. Sebagai umat Islam, kita diingatkan untuk menjaga kebersamaan dan persatuan, memahami bahwa perbedaan adalah bagian dari kehidupan umat Islam.

Dengan demikian, apapun metode yang diikuti, yang terpenting adalah menjalani ibadah dengan sepenuh hati, menjaga keutuhan umat, dan merayakan momen berkah bulan Ramadan dengan kebaikan dan kedamaian.

Berita Terbaru

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle1 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional1 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle1 jam lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline2 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle3 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle4 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional4 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional4 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle4 jam lalu