Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kesalahan Anies dan Ganjar dalam Marketing Politik yang Menyebabkan Hasil Suara Jomplang - Ipang Wahid

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|09:54 WIB
Bagikan:
Kesalahan Anies dan Ganjar dalam Marketing Politik yang Menyebabkan Hasil Suara Jomplang - Ipang Wahid
Kesalahan Anies dan Ganjar dalam Marketing Politik yang Menyebabkan Hasil Suara Jomplang - Ipang Wahid (Sumber Foto Youtube Kasihsolusi)

PASUNDAN EKSPRES- Ipang Wahid, seorang ahli komunikasi dan marketing yang dikenal luas, mengulas kesalahan dalam strategi marketing politik Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024 yang berujung pada hasil suara yang jomplang.

Ipang, yang juga merupakan sutradara iklan termahal di Indonesia, berbagi pandangannya dalam sebuah wawancara eksklusif.

Ipang Wahid telah lama berkecimpung di dunia politik. Pada 2009, ia membantu Yusuf Kalla, pada 2014 dan 2019, ia menjadi bagian dari tim sukses Joko Widodo, dan pada 2024, ia bergabung dengan tim Prabowo Subianto dan Gibran itu pembelajaran banget," ujarnya, mengacu pada pengalaman berharga yang diperolehnya.

Dalam wawancara tersebut, Ipang menjelaskan bagaimana pentingnya perencanaan kampanye yang matang dan tepat sasaran.

"Oke, mas Ipang, kalau kita masuk dunia perpolitikan saya penasaran bagaimana cara menset kampanye, planning, dan seterusnya. Saya yakin ini bisa jadi pembelajaran buat teman-teman pengusaha UMK bagaimana cara membuat planning, branding, bagaimana cara memulainya?" tanya pewawancara.

Ipang menekankan bahwa dulu, sebelum era digital, istilah yang digunakan adalah marketing biasa. Kini, orang-orang berbicara tentang branding dan digital marketing, atau lebih spesifik lagi, politik marketing. "Saya lebih nyaman menyebut diri saya sebagai perception engineer," jelas Ipang.

Mengapa perception engineer? Ipang beralasan, "Kita tahu lah medsos sekarang, kita sulit membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Jadi itu sama aja kayak ngurus brand, karena itu sama kayak ngurus produk," paparnya.

Ipang juga menyoroti kesalahan-kesalahan yang dilakukan Anies dan Ganjar dalam marketing politik mereka.

Menurutnya, kedua calon tersebut gagal memanfaatkan media sosial dan platform digital secara efektif untuk membangun citra dan menyampaikan pesan mereka kepada pemilih.

Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang ulasan lengkap Ipang Wahid mengenai kesalahan marketing politik Anies dan Ganjar yang menyebabkan hasil suara jomplang, dapat mengunjungi channel YouTube "Kasihsolusi".

Di sana, Ipang memberikan banyak informasi dan pembelajaran yang berguna, terutama bagi para pengusaha UMK yang ingin memahami lebih dalam tentang perencanaan dan branding dalam konteks politik.

Berita Terbaru

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga1 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini1 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat2 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline5 jam lalu
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline6 jam lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional7 jam lalu
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline15 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional16 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional17 jam lalu